MDMC Boyolali dan Surakarta Gelar Operasi Gabungan Merbabu Hijau 113

banner 468x60

Portalika.com [BOYOLALI] – Dusun Tempel, Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali kembali menjadi tempat bertaut bertemunya Kader Muhammadiyah Surakarta dan Boyolali, pasca tahun lalu program Pipanisasi. Kegiatan kali ini merupakan Rangkaian Tindak Lanjut (RTL) yang bertajuk lingkungan hidup.

Acara yang dikemas dengan tema Ekspedisi Pelestarian Tuk Suci sebagai Sumber Air dusun Tempel, Jrakah Selo Boyolali merupakan salah satu bentuk keseriusan kader-kader Muhammadiyah dalam upaya menuntaskan permasalahan yang ada dalam wilayah tersebut.

banner 300x250

Setelah melakukan survei dan kajian lapangan. Acara yang diinisiasi oleh MDMC Kota Surakarta dan MDMC Boyolali yang juga mendapatkan dukungan dari PCM Selo serta Lazismu Boyolali melakukan kegiatan penanaman pohon di daerah tangkapan air tuk suci sebagai upaya memperbesar debit tersebut.

Acara ini juga merupakan Semarak milad Muhammadiyah ke 113 Tahun. Tidak sendiri, operasi gabungan ini ternyata mendapatkan dukungan dari berbagai macam Ortom, UKM kampus serta Komunitas Pegiat Alam Solo Raya. Suasana akrab nan hangat muncul saat sesi sharing bersama.

Ketua MDMC kota Surakarta, Teguh Wahyudi mengatakan ekspedisi kali ini adalah salah satu bentuk komitmen Muhammadiyah dalam pergerakan di bidang konservasi yang kebetulan sebagai rencana tindak lanjut dari pipanisasi tahun lalu.

“Kegiatan ekspedisi ini sebagai salah satu kado di bulan milad Muhammadiyah ke-113 dengan ditandai penanaman 113 bibit pohon keras dan sebagai kegiatan bulan pengurangan resiko bencana dengan di tandai memelihara alam dengan penanaman bibit yang nantinya dapat mengurangi tanah longsor dan menaikkan debit air di Tuk Suci,” kata Teguh.

“Alhamdulillah untuk ekspedisi ini bersinergi dengan banyak komunitas luar Muhammadiyah yang tergabung dalam operasi. Kami ucapkan banyak terima kasih atas atensi dari rekan-rekan. Sinergi berlandaskan keikhlasan luar biasa. Meskipun hujan, Alhamdulillah semua sampai di sini. Kami berpesan kepada rekan-rekan lapangan, jika nanti berhasil dan ada tantangan selanjutnya di daerah lainnya kami harap juga siap sedia,” ujarnya.

Kresna Setiyawan, mewakili MDMC Boyolali menegaskan, pihaknya mengucapkan terima kasih telah menjadi tuan rumah kedua setelah Dusun Tempel. “Kami ucapkan selamat datang kepada HW UMS, Malimpa UMS, DSD HW Boyolali, KamaFT UMS, Paguyuban Tirto Lumintu, Granat Rescue, Kerapala, Forum Lingkar Hijau, Pendaki Indonesia Solo Raya, Komunitas Pendaki Muslim Solo Raya, Sedulur Ngaji Senenan, AdventureMu PCPM Kobeng dan masih banyak yang belum bisa kami sebutkan, kami cukup kagum atas atensi teman-teman semoga ini menjadi langkah baik untuk selalu bersinergi dalam masalah lingkungan,” ujarnya.

Sedangkan Sunarto, Ketua RT Dusun Tempel menyatakan, Muhammadiyah telah banyak membantu warga tempel. “Kami sudah tidak bisa mengatakan apapun kecuali semoga menjadi amal kebaikan dari relawan seluruhnya,” katanya. (Aryanto/*)

Editor: Triantotus

Komentar