Netral, Polisi Tidak Boleh Nge-Like Postingan Calon

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Netralitas seorang anggota polri sangat diperlukan karena tugas utamanya berpartisipasi dalam pengamanan Pemilu 2024. Wujud netralitas dipraktikkan dalam bermedia sosial.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit saat memimpin apel di Lapangan Presisi Polres Sukoharjo, Kamis (12/10/2023).

banner 300x250

Dia mengingatkan setiap anggota polri harus menjaga netralitas dalam menggunakan media sosial. Tidak boleh nge-like postingan para calon peserta pemilu 2024 baik Pilpres, Pilkada maupun Pileg.

Baca juga: Kapolda: TNI Polri Siap Amankan Pemilu 2024, Sebanyak 22.000 Personel Disiapkan

“TNI Polri itu netral, dan setiap apel pagi saya maupun PJU selalu mengingatkan dan menekankan kembali kepada anggota untuk netral. Terutama dalam bermedia sosial harus bijak dalam memberikan like, komen dan berfoto-foto terhadap tokoh-tokoh yang sudah ditetapkan menjadi calon presiden, wakil presiden, calon kepala daerah maupun calon legislatif,” ujar AKBP Sigit.

Menurut AKBP Sigit, hal ini penting karena setiap anggota polri harus netral dan itu wajib ditunjukkan pada sikap dan perilaku keseharian di lapangan maupun di dunia digital atau dunia maya.

“Foto dengan simbol tangan tidak diperbolehkan, itu sudah ada perintah tertulis dari Mabes Polri, fungsinya untuk menjaga netralitas,” tegasnya.

Pihaknya juga mengingatkan dan mewanti-wanti kepada anggota saat di lapangan melakukan pengamanan, jangan melakukan foto dengan tangan membuat simbol angka yang mengarah ke calon-calon tertentu.

Tugas Polri dalam Pemilu 2024, tegasnya, adalah berpartisipasi dalam pengamanan jalannya pesta demokrasi sehingga berjalan aman, damai, lancer dan sejuk nantinya. (Triantotus)

Komentar