Ribuan Warga NU Ziarah Ke Makam Lj Agemg Sutowijoyo. NU Satu Komando Kyai

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Ribuan warga NU hadir di komplek Makam Ki Ageng Sutowijoyo Bumi Arum Majasto Tawangsari, Rabu (11/10/2023) malam. Mereka berdatangan dari wilayah di Kabupaten Sukoharjo.

Ketua Panitia HSN PCNU Kabupaten Sukoharjo, KH Ahmad Hafidh, MAg menyebut ziarah makam Kj Ageng Sutowijoyo merupakan rangkaian kegiatan HSN PCNU 2023 yang bersifat khidmat dan akan dilanjutkan kegiatan berikutnya yaitu Haul Masyayikh NU di Grogol serta apel HSN di Stadion Mini Bekonang, Mojolaban yang ditargetkan dihadiri lebih dari 12.000 warga NU di Kabupaten Sukoharjo.

banner 300x250

“Ziarah merupakan bagian dari upaya Al-muhaafadhoh ‘alal qodimishsholih wal akhdzu bil jadiidil ashlah, menjaga hal-hal lama yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik dan mendatangkan kemaslahatan,” tegasnya.

Baca juga: Perkuat Sinergi, Pengurus LPBPINU Silaturahmi Ke Bupati Sukoharjo

Dia menambahkan ziarah juga upaya mengobservasi sejarah masa lalu para tokoh pejuang Islam dan kemerdekaan yang telah berjasa besar bagi keberagamaan dan kemerdekaan. Sehingga kini, NU mempunyai tugas untuk menyusun manaqib atau sejarah tokoh-tokoh pejuang Islam dan kemerdekaan di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Di antaranya Ki Ageng Sutowijoyo, Kyai Sayidiman, Kyai Ageng Purwoto Sidik Banyu Biru, dan Kyai Hasan Mukmin.
Ketua Tanfidziyah MWC NU Tawangsari, Kyai Miftah Razaq menyampaikan ungkapan terimakasih kepada warga lingkungan Makam Bumi Arum Majasto yang telah membantu mempersiapkan penyelenggaraan Ziarah Agung Makam Ki Ageng Sutowijoyo.

Warga NU berziarah ke Makam Sutowijoyo, Majasto, Tawangsari, Sukoharjo. (Portalika.com/Ist)

Sedangkan Camat Tawangsari, Bambang Dwi Sumiratno, SSos mengapresiasi kesuksesan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ketua Tanfidziyah PCNU Sukoharjo, H Khomsun Nur Arif, SAg menyatakan kegiatan ziarah dalam rangka semarak HSN 2023 itu istimewa karena tampak nyata ghiroh atau semangat warga NU dari seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo yang tidak terbendung untuk hadir berdoa dan mengenang jasa para ulama dan wali Allah.

Ia menukil dhawuh Gus Yahya bahwa tidak mungkin NU bisa tersebar luas kalau tidak didakwahkan oleh para ulama atau kyai yang di dalam darahnya memiliki nuqthoh nubuwwah (titik-titik ilmu kenabiyan) yang entah seberapapun ukurannya, termasuk peran perjuangan dakwah para auliya’ di Kabupaten Sukoharjo.

Kekompakan warga NU, ujarnya, harus senantiasa dijaga dan tidak ada pilihan lain dalam menghadapi situasi apapun kecuali nderek dhawuh kyai. Dengan bahasa yang lugas dirinya menegaskan kepada seluruh yang hadir bahwa NU hanya ada satu komando.

“Mulai malam ini kita berkomitmen bahwa di NU hanya ada satu komando yaitu komando kyai, komando para ulama, tidak ada siapapun yang boleh menggerakkan kita semua kecuali kyai Nahdlatul Ulama,” katanya.

Puncak acara ziarah Makam Ki Ageng Sutowijoyo Bumi Arum Majasto ditutup dengan dzikir tahlil yang diimami Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Sukoharjo, KH Dr Abdullah Faishol, MHum dan Rois Syuriyah MWC NU Tawangsari, Kyai Bardi Fuad beserta para kyai yang hadir. (Triantotus)

Komentar