The Blind IKD, Group Band Disabilitas Surabaya Berjuang Di Solo

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Cuaca sangat sejuk dan penuh kedamaian yang dirasakan anak-anak sesampainya di Kota Solo. Bermodal tekad semangat membara dan doa restu dari para orang tua, anak-anak Group Band Tuna Netra (The Blind) Istana Karya Difabel Surabaya berangkat ke Solo.

Rama IKD, vocalis The Blind, mengatakan The Blind ingin berkarya di kota yang punya nilai sejarah tinggi terhadap Pulau Jawa khususnya dan nusantara Indonesia.

banner 336x280

“Kebetulan ada Konser Dewa 19 yang mereka idolanya anak-anak ingin bertemu. Semoga Tuhan mengabulkan doa anak-anak The Blind sebagai support mereka agar bisa lebih berkarya dengan baik.”

Baca juga: Bersama BMHI dan Anak Yatim Sekolah Emas Adakan Buka Puasa Asyura

Menurutnya, tekad anak-anak The Blind ingin bertemu idolanya seperti Dewa 19, Putri Ariyani yang sekarang lagi viral jadi figur difabel Indonesia dengan prestasinya yang akan tampil di Lokananta Solo serta kepengin bertemu dengan Walikota Solo.

The Blind IKD asal Surabaya ingin berkarya di Solo. (Portalika.com/Ariyanto)

Mereka akan menampilkan karya ciptaan sendiri berkolaborasi dengan YPAC Percussi di Solo dalam acara Car free day, Minggu, 30 Juli 2023. “Semoga dengan kolaborasi ini bisa sinergi berkelanjutan dalam berkarya dengan sesama kaum¬† disabilitas, dan kita harus memberi ruang mereka untuk merasakan atmosfer di dunia musisi Indonesia, karena keterbatasan bukan suatu hambatan untuk anak- anak berkarya.”

Personel The Blindyaitu Rama IKD sebagai vocal, Abisali pemegang drum dan Zahra sebagai keyboard. Motto anak-anak Komunitas Istana Karya Difabel Surabaya yaitu IKD Tidak Menjual Kesedihan Tetapi Kita Menjual Karya Yang Nyata. IKD aku Untukmu Indonesia. (Ariyanto)

Komentar