PKD Dan Diklatsar Untuk Mencari Kader Yang Siap Berkhidmah Pada Ansor Dan NU

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo menggelar kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan dan pelatihan Dasar bagi kader Ansor dan Banser yang baru bergabung di Balaidesa Trangsan, Kecamatan Gatak, Sukoharjo

Ketua PAC GP Ansor Gatak, Lagimen mengucapkan terima kasih kepada pihak yang membantu secara material dan non material dalam pelaksanaan PKD dan Diklatsar.

banner 300x250

“Terima kasih kepada semua pihak yang membantu lancarnya pelaksanaan kaderisasi di Ansor Gatak, terutama dari Pemdes Trangsan Gatak dan juga dari MWCNU Kecamatam Gatak serta Banom-banom NU di Kecamatan Gatak”, ungkapnya.

Baca juga: 56 Kader Digembleng Dalam Pelatihan Kepemimpinan Dasar GP Ansor Baki

Lagimin mengatakan, tujuan diadakannya PKD dan Diklatsar untuk mencari kader yang siap berkhidmah kepada Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU).

Disampaikannya, dalam pelatihan tahun 2024 ada 76 peserta mengikuti PKD dan Diklatsar di Balaidesa Trangsan, Gatak, Sukoharjo dari Jumat, 12 Juli 2024 sampai selesai.

Ketua MWCNU Kecamatan Gatak, Kyai Muhammad Yusuf menyampaikan Gerakan Pemuar Ansor Gatak harus mempunyai ghirah semangat dalam mengibarkan bendera Ansor dan NU di Gatak dengan mengadakan kaderisasi PKD dan Diklatsar di Wilayah Kecamatan Gatak semacam ini dan juga kegiatan-kegiatan masyarakat.

Portalika.com/Arinto

Kyai Yusuf berpesan peserta PKD dan Diklatsar harus mengikuti pelatihan dengan serius.

“Peserta nantinya semoga mendapat ilmu yang bermanfaat dan tentu nantinya peserta dapat terjun berbaur dengan masyarakat, Peserta diharap mampu membantu tanpa pamrih di masyarakat, dimana juga harus menjalankan prinsip NU di dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu Ketua PC GP Ansor Sukoharjo, Zen Farthoni, menyampaikan sebagai peserta PKD dan Diklatsar harus diniatkan semua untuk menuntut ilmu agar dinaikan derajatnya.

“Sahabat peserta PKD dan Diklatsar harus meniatkan kegiatan ini untuk menuntut ilmu agara dinaikan derajatnya serta nantinya sahabat-sahabat semua harus ada perbedaan setelah mengikuti pkd dan diklatsar,” tandasnya.

Zen Farthoni menambahkan pelatihan bagi kader baru sebagai upaya memberikan pengetahuan yang cukup tentang keansoran, kebanseran, ke-NU-an, keaswajaan maupun keorganisasian. Diharapkan seusai pelatihan memiliki bekal yang cukup untuk menjadi kader setia kepada Ansor, Banser, NU, dan NKRI.

Portalika.com/Arinto

Sementara Camat Gatak, Tri Wahyudi menyampaikan barokah di NU dan Banom NU itu benar-benar dia rasakan selama hidupnya.

“Dalam menjalankan kehidupan dimana berpegang teguh pada aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah akan barokah hidupnya, apalagi ketika kita tulus mengamalkannya tentu akan mendapatkan barokah-barokah yang akan terus datang,” ungkapnya.

Tri Wahyudi yang juga pernah menjadi Ketua Jamuro Kartasura ini mengatakan kita harus yaqin kepada NU karena di Nahdlatul Ulama akan mendapatkan barokah ketika berkhidmat dengan yakin.

Sementara itu, Ketua Bidang Kaderisasi PC GP Ansor Sukoharjo, Dwi Santoso menyampaikan, proses pelaksanakan PKD dan Diklatsar para peserta sudah melakukan screening pada dua minggu sebelumnya.

“Screening ini berupa pengumpulan berkas, ujian tertulis dan ujian lisan untuk mengukur kelayakan, kesiapan dan kesanggupan calon peserta PKD dan Diklatsar,” katanya.

Kaderisasi di PAC Ansor Gatak ini, ujarnya, merupakan kaderisasi PKD Ansor angakatan VIII dan Diklatsar Banser ke V di PC GP Ansor Sukoharjo.

Pembukaan PKD Ansor Angkatan VIII dan Diklatsar Banser Angkatan  V dihadiri Rois Syuriah MWCNU NU Kecamatan Gatak, Kyai Ikhsanuddin Al Hafidz, Ketua Tanfidziyah MWCNU Gatak, Kyai Muhammad Yusuf, Camat Gatak, Perwakilan dari Kapolsek dan Koramil Gatak serta Banom-banom NU di MWCNU Gatak. (Arinto Dwi Santoso/*)

Komentar