Redam Kenaikan Harga, Polisi Sukoharjo Bantu Jual 132 ton Beras SPHP Bulog Hingga 20 Agustus

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Polres Sukoharjo bersama Perum Bulog menggelar gerakan pangan murah (GPM) dengan menyalurkan 24 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Kamis, 14 Agustus 2025. Langkah ini dilakukan untuk meredam kenaikan harga beras, menjaga daya beli masyarakat, dan menstabilkan harga di pasaran.

Halaman Mapolres Sukoharjo menjadi sentral dan sudah dipadati ratusan warga yang mengantre. Mereka membeli beras SPHP seharga Rp11.000 per kilogram atau Rp55.000 per kemasan lima kilogram. Tak hanya warga umum, para sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) juga ikut memanfaatkan kesempatan ini.

banner 300x250

Agung, salah seorang supeltas, mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM.

“Harga beras di pasaran naik cukup signifikan. Sebagai rakyat kecil, ini memberatkan kami. Alhamdulillah ada program dari Polres Sukoharjo ini. Semoga terus digulirkan sampai harga kembali normal,” ujarnya.

Wakapolres Sukoharjo, Kompol Pariastutik, mewakili Kapolres AKBP Anggaito Hadi Prabowo, menjelaskan penyaluran beras tidak hanya terpusat di Mapolres, tetapi juga dilakukan serentak di beberapa polsek jajaran.

Setiap polsek yang terlibat menyalurkan dua ton beras per hari. Saat ini ada enam polsek yang menjalankan mekanisme ini.

“Hari ini target penjualan di Polres sebanyak 24 ton. Program GPM akan berlangsung hingga 20 Agustus, dengan harga tetap Rp55.000 untuk kemasan lima kilogram,” terangnya.

Sejak awal program, Polres Sukoharjo mengajukan total 132 ton beras ke Bulog. Hingga hari ini, 44,12 ton atau 44.125 kilogram sudah terjual. Untuk hari ini saja, Polres mengajukan tambahan 41 ton.

Pembayaran dilakukan secara non-tunai melalui aplikasi SPHP, kemudian disetorkan ke Bulog via transfer oleh petugas yang ditunjuk. (Triantotus)

Komentar