Rektor Serahkan Bantuan UNS Peduli Kepada Mahasiswa Asal Palestina

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Dr Jamal Wiwoho, SH, MHum, menyerahkan bantuan kepada mahasiswa UNS asal Palestina. Melalui program UNS Peduli, UNS mampu mengumpulkan senilai Rp60 juta.

Bantuan ini kemudian diserahkan kepada 3 orang mahasiswa UNS asal Palestina di Ruang Sidang 2 Gedung dr Prakosa Rektorat UNS.

banner 300x250

UNS memberikan bantuan masing-masing senilai Rp20 juta. Ketiga mahasiswa tersebut ialah Doaa Jameel Alramlawi, mahasiswa S-2 Program Studi (Prodi) Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip), Hussein Mahmoud Hussein Abutabaq, mahasiswa S-2 Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Mohammed AA Abuyounis, mahasiswa S-2 Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Baca juga: Tiga Pesawat Berisikan Bantuan Kemanusiaan Wujud Perhatian Pemerintah Indonesia Bagi Palestina

Rektor menyampaikan bantuan ini menjadi bentuk perhatian kampus kepada ketiga mahasiswa UNS asal Palestina. Dia berharap bantuan ini dapat meringankan beban yang mereka alami. Selain itu, hal ini diharapkan dapat mendukung tugas belajar selama berkuliah di UNS.

“Saya sangat berharap ketiga mahasiswa dari Gaza ini tetap bisa menjalankan tugas belajar menempuh S-2 di UNS sampai selesai. Insya Allah kita akan terus mendampingi mahasiswa ini agar studinya berjalan dengan lancar,” ucap Prof Jamal.

Mahasiswa asal Palestina kuliah di UNS memberikan keterangan seusai diberi bantuan. (Portalika.com/Ist)

Salah satu mahasiswa, Hussein Mahmoud, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh semua pihak. Ia merasa bersyukur karena Palestina dan Indonesia memiliki tali persaudaraan yang kuat.

“Saya senang sekali ada bantuan dari UNS untuk bisa lanjut kuliah. Senang sekali karena Indonesia dan Palestina saudara, ini merupakan bentuk kesaudaraan antara kedua bangsa,” ujar Hussein Mahmoud.

Portalika.com/Ist

Para mahasiswa tersebut mengalami kesulitan komunikasi dengan keluarga yang berada di Palestina. Beberapa kerabat mereka juga diketahui telah meninggal akibat serangan-serangan yang mengenai warga sipil. Hussein Mahmoud berharap keadaan di Palestina dapat membaik dan perang dapat berakhir.

Tidak hanya itu, Program UNS Peduli juga memberikan bantuan kepada korban insiden kebakaran di Kelurahan Semanggi, Surakarta. Bantuan tersebut senilai Rp30 juta dan akan diserahkan kepada pihak Kelurahan Semanggi.

Jamal sampaikan kedua bantuan ini merupakan upaya sivitas akademika UNS dalam mengembangkan kepedulian sosial untuk kemanusiaan. (Triantotus)

Komentar