Setiap Tindakan Melanggar Hukum Akan Membawa Penyesalan

banner 468x60

Portalika.com [​WONOGIRI] – Kapolsek Jatiroto, Iptu Pudiyono, SH, MH menjadi pembina upacara di SMP Negeri 1 Jatiroto, Senin, 22 September 2025. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya peran siswa sebagai agen perubahan yang cerdas dan bertanggung jawab, terutama dalam menyikapi perkembangan informasi di media sosial.

Kegiatan itu dihadiri Kepala SMPN 1 Jatiroto, Joko Dwi Suranto, SPd, MPd, para guru, staf, serta seluruh siswa-siswi. Upacara bendera ini menjadi momentum bagi Iptu Pudiyono untuk menyampaikan pesan moral dan kebangsaan kepada generasi muda.

banner 300x250

​”Upacara bendera bukan sekadar seremonial, tetapi menanamkan rasa cinta tanah air, menumbuhkan kedisiplinan dan meneguhkan semangat persatuan,” ujar Kapolsek.

​Lebih lanjut, Iptu Pudiyono mewanti-wanti para siswa agar tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks, ujaran kebencian, atau narasi yang memecah belah persatuan. Ia mengingatkan bahwa setiap tindakan melanggar hukum akan membawa penyesalan.

​”Jangan mudah terpancing isu dan jangan sampai melakukan tindakan anarkis yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

​Kapolsek juga menyoroti pentingnya pendidikan berdemokrasi sejak dini. “Bangsa kita menjunjung tinggi demokrasi. Sampaikan pendapat dengan cara yang benar, melalui jalur yang tepat serta dengan sikap santun dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Iptu Pudiyono mengingatkan para siswa tentang tugas utama mereka, yaitu belajar. Ia berpesan agar para siswa fokus pada tujuan belajar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, karena mereka adalah generasi penerus yang akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju.

Kasi humas AKP Anom Prabowo, SH, MH menyampaikan menjadi pembina upacara di sekolah merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk mendekatkan polri dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. (*)

Editor: Triantotus

Komentar