Terduga Pelaku Dinonaktifkan. UNS Tidak Menoleransi Tindak Kekerasan Di Lingkungan Kampus

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sangat tidak menoleransi tindak kekerasan dalam bentuk apapun yang terjadi di lingkungan kampus. Pernyataan tersebut disampaikan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS, Drs Harjana, MSi, MSc, PhD dalam jumpa pers, Kamis (24/8/2023).

Jumpa pers dilangsungkan di Ruang Sidang Senat Akademik FMIPA UNS usai adanya peristiwa kekerasan di lingkungan FMIPA UNS. Harjana mengonfirmasi betul telah terjadi kekerasan kepada salah satu Mahasiswa FMIPA UNS (KU).

banner 336x280

Terduga pelaku kekerasan adalah sopir berinisial Y. Terduga pelaku merupakan sopir FMIPA UNS yang berstatus non PNS dan telah bekerja sejak 2015. Pihak Dekanat FMIPA UNS telah melakukan klarifikasi kepada terduga pelaku yang mana menyatakan bahwa terjadinya kekerasan tersebut karena persoalan pribadi masing-masing pihak.

Baca juga: Mahasiswa SV UNS Terpilih Menjadi Putri Solo 2023

“Ketika diklarifikasi masalahnya apa, masalah pribadi. Maka Dekanat FMIPA UNS menyerahkan sepenuhnya kepada yang berwajib,” terang Harjana.

Atas kejadian ini, Dekanat FMIPA UNS menyerahkan kasus kekerasan ini kepada pihak yang berwajib dalam hal ini kepolisian. Harjana mendukung penuh proses pelaporan, penyidikan, dan persidangan terhadap kasus kekerasan yang terjadi di FMIPA UNS.

Lebih lanjut, Harjana berkomitmen akan membantu pihak kepolisian dalam menuntaskan kasus tersebut. FMIPA UNS telah mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan pihak terlapor agar dapat mengikuti proses hukum yang dihadapi.

“Pada prinsipnya bahwa yang bersangkutan telah terinfo melakukan kekerasan, maka langsung kita non aktifkan dari pegawai FMIPA UNS,” tambahnya.

Harjana secara tegas menyatakan Kampus UNS sangat tidak menoleransi kekerasan dalam bentuk apapun dan sekecil apapun yang dilakukan oleh siapapun.

“Dekanat [FMIPA] tidak menoleransi kekerasan dalam bentuk apapun. Kami sudah mengumumkan ini kepada semua pihak bahwa sivitas akademika di FMIPA baik itu dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa,” tandas Harjana. (Trianto)

Komentar