Tindaklanjuti Aduan Warga, Respati Bersama Polresta Pastikan Solo Aman, Imbau Srawung Tonggo

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Walikota Surakarta, Respati Ardi didampingi Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menyatakan pihaknya telah menindaklanjuti aduan salah satu warga yang menyampaikan jika ada pungutan liar dari organisasi masyarakat (ormas) tertentu di lokasi usaha, tindakan apa yang harus dilakukan.

Aduan itu terjadi ketika Walikota Surakarta melakukan sidak ke salah satu tempat usaha yang bergerak di penjualan barang elektronik di kawasan Coyudan, Kecamatan Serengan, Rabu, 14 Mei 2025 lalu. Respati menyatakan dirinya telah menindaklanjuti aduan tersebut,

banner 300x250

“Menindaklanjuti aduan warga yang kemarin, kita sudah komunikasi terus dengan yang bersangkutan, sudah WA, sudah ditemui, dari Satreskrim sudah menemui. Itu spontanitas dari yang bersangkutan,” tuturnya di Balaikota Surakarta, Jumat, 16 Mei 2025.

Respati menyebut dirinya sangat terbuka dan mempersihlakan untuk Lapor Mas Wali. “Kalau semisal ada seperti itu gimana, jadi gangguan-gangguan itu bisa terselesaikan. Langsung lapor ke Mas Wali. Artinya tidak seperti yang dulu, tidak ada yang minta Rp3 juta, apabila ada seperti itu, beliau nyebrang sampai menanyakan, kalau sampai seperti itu apa?” Jelas eks Ketum BPC Hipmi Surakarta.

Walikota Surakarta itu menekankan jika Surakarta aman dan nyaman, “Alhamdulillah saya senang, warga bisa langsung menanyakan ke saya, jadi Surakarta aman, nyaman, tidak ada premanisme. Ormas berhubungan baik, sudah kami konfirmasi, ke kepolisian, ke Kesbangpol, tidak ada yang melakukan hal-hal seperti itu. Kalau misal ada, pasti akan kami tindak tegas, segera dilaporkan,” lanjutnya.

Respati mengimbau, untuk Srawung Tonggo (berhubungan baik dengan tetangga). “Ini juga imbauan tegas juga, apabila ada seperti itu, yang serupa, kami di Pemkot, di kepolisian, tim siber pungli, siap didokumentasikan, nanti bisa dilaporkan. Imbauan juga untuk warga Solo, mari kita mulaikan Srawung Tonggo, supaya lebih aman dan nyaman lagi. Harus bisa bertegur sapa dengan tetangga sekitar,” pintanya.

Sementara itu, Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo, menegaskan pihaknya telah melakukan pengawasan di wilayah Surakarta dan memastikan di kota ini tidak ada ruang untuk premanisme.

“Kami berkoordinasi dengan Mas Walikota, situasi di wilayah hukum Polresta aman, kami sudah mengamankan di beberapa tempat, baik itu jukir liar maupun tindakan-tindakan lain, alhamdulillah di wilayah Surakarta keadaan kondisif, tidak ada ruang tindakan premanisme,” jelasnya.

Kapolresta Solo mengungkapkan sudah mengamankan orang-orang yang diduga melakukan tindakan premanisme selama Operasi Aman Candi 2025, “Sudah ada 20 sampai 25, jukir liar, pungli, kami tertibkan,” tegas Kombes Catur. (Ariyanto)

Komentar