TMMD Di Desa Giriyoso Ditutup, Akses Jalan Antar Kecamatan Jatipurno ke Jatisrono Terbuka

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II TA 2025 Kodim 0728/Wonogiri ditutup, Rabu, 4 Juni 2025 setelah berjalan sekitar 30 hari. Salah satu hasilnya pembukaan jalan penghubung antarkecamatan selesai dikerjakan.

Kegiatan ini merampungkan sasaran fisik berupa pembangunan rabat jalan blok dengan volume panjang rabat jalan beton volume panjang 621 m x lebar 3 m dan tebal 0,12 m yang menghubungkan akses antara Desa Giriyoso, Kecamatan Jatipurno dengan Desa Pandeyan, Kecamatan Jatisrono.

banner 300x250

Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Edi Ristriyono menandatangani naskah serah terima penyelesaian kegiatan di di lapangan Desa Giriyoso, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Pembangunan TMMD tersebut diserahkan ke Pemkab Wonogiri untuk dimanfaatkan.

Dandim 0728/Wonogiri saat membacakan sambutan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi menyatakan penyelenggaraan program TMMD ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI-rakyat bersama pemerintah daerah yang bertujuan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan yang inklusif ke seluruh wilayah dalam rangka menciptakan ketahanan nasional yang tangguh.

Kriteria sasaran di daerah pedesaan khususnya daerah yang tergolong tertinggal/miskin, terisolasi/terpencil, daerah perbatasan dan daerah kumuh perkotaan serta daerah yang terkena dampak akibat bencana.

“Beberapa hasil yang mampu dicapai dalam TMMD Reguler ke-124 ini adalah sasaran fisik yang meliputi Pembangunan fasilitas umum antara lain pembukaan atau perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, saluran air atau irigasi, rehab rumah tidak layak huni serta pembagunan fasilitas umum antara lain pembangunan atau rehab tempat ibadah, sekolah, puskesmas, pasar, ruang serba guna, tempat dan sarana olah raga.

Di Wonogiri alokasi dana TMMD senilai Rp489 juta terbagi atas dana Pemprov Jateng Rp169 juta dan APBD Wonogiri Rp320 juta.

Dandim berharap, dengan selesainya jalan penghubung tersebut dapat memudahkan transportasi dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Kegiatan ini mampu meningkatkan semangat kebersamaan serta gotong-royong untuk mengatasi persoalan yang ada di daerah,” ucapnya. (*)

Editor: Suryono

Komentar