Portalika.com [PURWOREJO] – Di balik tugasnya sebagai aparat penegak hukum, Iptu Yanuar Triatmaja, SH yang kini menjabat sebagai Pj Kasubag Dalpers Bag SDM Polres Purworejo, memiliki peran lain dalam dunia olahraga.
Ia adalah Wakil Ketua Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Purworejo dan seorang pelatih kempo yang telah melahirkan banyak atlet berprestasi.
Dia bercerita sejak duduk di bangku SMP, sudah menekuni seni beladiri Shorinji Kempo. Dedikasinya tak pernah surut hingga kini ia berhasil mencapai tingkatan sabuk hitam 2 DAN.
Shorinji Kempo merupakan beladiri yang berasal dari Jepang yang memiliki filosofi di antaranya keolahragaan tanpa kasih sayang adalah kedzaliman dan kasih sayang tanpa kekuatan adalah kelemahan, dari filosofi tersebut Iptu Yanuar mulai mengajari bela diri Kempo bukan saja kekuatan diri saja tapi juga kasih sayang sesama manusia.
Menurutnya kecintaannya terhadap kempo mendorongnya untuk terus berbagi ilmu kepada para kenshi muda, terutama di Dojo SMK Penabur, tempat anak-anak didiknya akrab memanggilnya Senpai Yanuar.
Sebagai pelatih, ia bukan hanya membimbing teknik dan strategi bertanding, tetapi juga membentuk mental juara bagi para atletnya. Selain itu juga memberikan nasihat jangan sampai melanggar aturan pemerintah dan jauhi narkoba.
Hasilnya, banyak kenshi binaannya yang menorehkan prestasi membanggakan bagi Kabupaten Purworejo. Di antaranya Frizon Danzel yang meraih medali perak di Popda 2023 dan mewakili Jawa Tengah di Popnas Sumatera Selatan.
Kanza dan Nada turut menyumbangkan dua medali perunggu pada Porprov cabang olahraga Shorinji Kempo. Sementara itu, pada Popda Provinsi 2022, Abdel dan Nada juga berhasil meraih dua medali perunggu.
Selain itu, banyak lagi prestasi di berbagai kejuaraan nasional yang dicetak oleh para atlet asuhannya, mulai dari tingkat pemula hingga remaja.
Namun, yang membuatnya semakin dihormati bukan hanya keberhasilannya melahirkan atlet-atlet berbakat, melainkan juga ketulusannya dalam mendukung mereka.
Tak jarang, ia harus merogoh kocek pribadi untuk membantu kebutuhan anak-anak didiknya, mulai dari beaya latihan hingga pendampingan saat bertanding di kejuaraan tingkat provinsi seperti Popda dan Porprov Jawa Tengah. (Triantotus)












Komentar