Portalika.com [PONOROGO] – Mahasiswa UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo antusias mengikuti pembekalan KPM Moderasi bersama pemateri Dewi Iriani, Rabu, 18 Juni 2025.
Pada 8 Juli 2025 Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari (UIN KAMI) Ponorogo akan menerjunkan sekitar lebih dari 2.000 mahasiswa.
Ribuan mahasiswa tersebut bakal diberangkatkan pada program wajib tahunan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Ponorogo yang tersebar di seluruh wilayah ponorogo dan sekitarnya yang notabenya dulu masuk Karasidenan Surakarta.
Salah satu tim yang akan melakukan KPM di wilayah Karasidenan Surakarta adalah Tim Kolaborasi Moderasi Beragama (KMB), tepatnya di Desa Gedongrejo, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).
Lima mahasiswa dari berbagai rumpun keilmuan tergabung dalam tim tersebut mengusung tema bertajuk Menjaga Harmoni dan Toleransi melalui Moderasi Beragama.
Merujuk pada materi pembekalan KPM yang dibuat oleh Staimas Wonogiri bertujuan untuk mendorong serta menyiapkan mahasiswa yang mampu memfasilitasi dialog antarumat beragama, mengkampanyekan pentingnya moderasi beragama serta menjadi duta-duta moderasi beragama.
Hal itu menunjukkan bahwa KPM-KMB Staimas bukan sekadar pembangunan karakter (character building) tetapi juga sebagai penjembatan diskusi (unlock acces) yang mencirikan mahasiswa turut serta berpartisipasi dalam interaksi komunikasi masyarakat berbasis pengetahuan lokal budaya dan pengembangan kapasitas individu yang namika persoalan perilaku masyarakat setempat.
Seiring dengan hal tersebut, mahasiswa juga dapat mengambil peran untuk berdaya bersama masyarakat dalam pembangunan nilai-nilai positif lain yang lebih umum seperti ekonomi.
Mahasiswa diterjunkan pada program KPM-KMB pada hakikatnya bukan kemudian untuk membangun suatu desa. Meskipun memang dibeberapa wilayah masih membutuhkan itu akan tetapi nilai bagi mahasiswa dapat berkolaborasi dan belajar bersama masyarakat dari pengetahuan lokal yang mereka miliki, sehingga dari sini mahasiswa mampu menjadi manusia bermutu yang dapat memberikan jawaban alternatif terbaik. (Ahmad Muhammad/*)












Komentar