90 Tangki Air Bersih Polda Jateng Disalurkan Ke Warga Terdampak Kekeringan Se-Jateng

banner 468x60

Portalika.com [DEMAK] – Polda Jateng dan polres se jajaran di Polda Jateng telah menyalurkan 535.000 liter atau 90 tangki berkapasitas 6.000 liter air bersih per tangki kepada warga terdampak. Khusus di Kabupaten Demak disalurkan 20.000 liter air bersih.

Pernyataan itu disampaikan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, MSi, kemarin. Diakatakan, di wilayah Demak, krisis air bersih telah melanda Desa Jali sejak satu bulan terakhir.

banner 300x250

Dampaknya warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi kondisi air sungai di desa tersebut asin dan berbau sehingga warga memilih untuk membeli air bersih.

Baca juga: 293 Pelaku Curanmor Ditangkap Saat Operasi Sikat Jaran Candi Polda Jateng

“Sebanyak 20.000 liter air bersih disalurkan di Kabupaten Demak, sedangkan jumlah total Polres se-jajaran di Polda Jateng telah menyalurkan 535.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di wilayah Jawa Tengah,” ujar Satake.

Satake berharap, melalui baksos dapat mengurangi beban masyarakat mengatasi kesulitan khususnya air bersih.

Portalika.com/Ist

“Harapan kita, bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat, Apalagi dalam kondisi kemarau panjang saat ini sumber air memang dibutuhkan,” ungkapnya.

Kedatangan sejumlah kendaraan tangki air bersih disambut ratusan warga di Desa Jali, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Warga berbondong-bondong membawa ember ataupun jeriken untuk diisi air bersih, dan sebagian besar warga membawa lebih dari satu tempat air untuk diisi.

Salah seorang warga, Muhammad Islah, 64 mengatakan, sungai di Desa Jali yang merupakan sumber air baku sudah tercampur air laut di tambah air sungai mengering sehingga tidak bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami bersyukur atas bantuan air bersih dari Polda Jateng dan Polres Demak, Semoga di hari ulang tahun ke -72 Humas Polri semakin baik dalam memberi informasi serta semakin dicintai masyarakat,” ungkapnya.

Kabid Humas mengatakan pembagian air bersih dilakukan serentak di polres se-jajaran Polda Jawa Tengah. “Hari ini, kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak oleh seluruh polres,” jelasnya.

Dampak fenomena alam El Nino selama beberapa bulan terakhir menyebabkan kemarau panjang, imbasnya banyak wilayah di Jawa Tengah menghadapi potensi bahaya kekeringan.

Kondisi ini menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih lantaran sumber air bersih seperti sumur berkurang debit airnya dan mulai mengering. (Triantotus)

Komentar