Portalika.com [SOLO] -Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional 2023 yang jatuh pada tanggal 3 Desember 2023, KPSI Simpul Solo Raya mengikuti lomba Video Yel-Yel Kreatifitas. Lomba ini diselenggarakan oleh TAD Kota Surakarta yang bekerja sama dengan Dinsos Surakarta. Adapun pesertanya adalah semua komunitas disabilitas di Kota Surakarta.
KPSI (Komunitas Peduli Schizofrenia Indonesia) merupakan komunitas bagi para survivor dan caregiver dalam menyuarakan pentingnya kesehatan mental (kesehatan jiwa). KPSI secara pusat ada di Jakarta. Namun seiring dengan semakin sadarnya masyarakat akan pentingnya kesehatan jiwa, maka KPSI berkembang di beberapa daerah (kota) di Indonesia. Salah satunya adalah KPSI Simpul Solo Raya.
Acara puncak Hari Disabilitas Internasional 2023 diselenggarakan di Hotel Megaland pada hari Rabu tanggal 13 Desember 2023. Dalam kesempatan kali ini, KPSI Simpul Solo Raya meraih juara III, sebagai pemenang lomba Video Yel-Yel Kreatifitas. Hal ini tentu disambut gembira oleh semua anggota KPSI Simpul Solo Raya. Karena dalam mengikuti lomba ini, tentu ada kisah-kisah kreatif yang tidak dapat dilupakan.
Berawal dari penentuan ide dan tema yel-yel, beberapa anggota KPSI Simpul Raya berkumpul dan merancang jenis music, kreatifitas gerakan, dan kalimat yel-yel yang akan dibawakan. Kemudian dengan kekecanggihan handphone yang ada, mereka merekam dan membuat video content. Untuk selanjutnya diposting di akun Instagram @kpsisoloraya. Sungguh suatu kebanggan karena KPSI Simpul Solo Raya masuk dalam salah satu daftar finalis, yang totalnya ada 5 finalis. Para finalis ini wajib tampil offline pada acara puncak HDI 2023.
Saat penampilan di acara puncak HDI 2023, KPSI Simpul Solo Raya akhirnya mendapat juara III, sebagai pemenang lomba Video Yel-Yel Kreatifitas. Hal ini membuktikan bahwa para survivor kesehatan mental juga bisa berprestasi. Sudah bukan saatnya lagi para survivor kesehatan mental ini dipandang sebelah mata. Banyak hal yang sebenarnya dapat mereka raih sebagai prestasi. Dalam kesempatan ini, KPSI Simpul Solo Raya mendapatkan hadiah berupa piala dari Walikota dan sejumlah uang cash.
Astuti Parengkuh, Pembina KPSI Simpul Solo Raya, mengungkapkan bahwa tujuan mengikuti lomba video yel-yel kreatifitas, bukan semata-mata hanya mengikuti lomba. “ Namun kami punya misi kampanye dan sosialisasi tentang kesehatan mental melalui video/reels. Dengan dipostingnya video kami di Instagram dan media social, kami berharap mampu berdampak positif dan bersifat multiplier effect. Kami ingin membuktikan bahwa para survivor kesehatan mental mampu berdaya dan kami bukan orang-orang yang perlu disingkiri.”
Dalam kesempatan tersebut, turut pula hadir anggota KPSI Simpul Raya, bernama Sri Haryanto. Dia merupakan survivor schizofrenia. Sri Haryanto berani tampil ke depan panggung untuk memperkenalkan diri dan mengajukan pertanyaan kepada sejumlah nara sumber. Sehingga hal ini dilihat oleh peserta keseluruhan, peserta difabel lain, anggota DPRD, dan stakeholder lainnya. Sri Haryanto cukup percaya diri dan mampu berkomunikasi dengan baik. Hal ini membuktikan bahwa survivor schizophrenia juga memiliki ide-ide yang kritis dan kreatif. (Yulianto)












Komentar