Portalika.com [WONOGIRI] – Peristiwa mengenaskan diduga akibat meramu bahan mercon atau petasan dialami empat pelajar SMPN yang tinggal di Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Minggu, 17 Maret 2024. Diperoleh informasi satu orang rawat jalan dan tiga korban lainnya dirujuk ke rumah sakit di Solo.
“Satu, Alhamdulillah bisa rawat jalan, yang 3 harus segera dirujuk karena luka bakar yang serius. Terutama area wajah, khawatir berdampak ke mata. Semoga segera mendapat penanganan dan segera pulih kembali,” ujar pejabat humas RS Amal Sehat, Slogohimo, Imawan Haris.
Imawan mengatakan pihaknya menyarankan di rujuk ke RS Dr Moewardi (RSDM) Solo. “Ada empat korban dan tadi kita lakukan tindakan emergency supaya saat dirujuk aman, sebab ada yang dijahit 16 jahitan ditelapak tangan dengan kuku yang terlepas. Tadi kita arahkan langsung ke RSDM Solo.”
Baca juga: Kabid Humas: Bermain Petasan, Hukumannya Berat
Sedangkan Kasi humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo saat mengonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan. “Belum monitor laporannya,” tulisnya di WhatsApp.
Salah seorang warga Supriyanto, menyatakan kecelakaan diduga dalam proses meracik mercon terjadi di Desa Bulusari, Kecamatan Slogohimo. Dalam video berdurasi 0,15 detik yang diterima memperlihatkan tim medis melakukan penangan terhadap korban luka.
Sementara itu, informasi yang diperoleh wartawan, kejadian di Kelurahan Bulusari, Slogohimo sebelah barat Pasar Sapi sekitar jam 14.00 WIB di lantai atas rumah Mnt atau di rumah korban Fn.
Dalam percakapan dengan warga dikatakan bahan mercon dibeli online. Dimungkinkan bahan tidak halus, maka dihaluskan dengan cara digerus. Diduga karena gesekan akhirnya menimbulkan bara api dan mbledhos atau meletus.
Korban yang dirujuk ke Solo ada 3 yakni Dhimas dan Fino, pelajar SMPN 1 Slogohimo dan Fian, pelajar SMPN 3 Jatisrono. Disebutkan korban paling parah Dhimas karena harus operasi mata, Fino terluka bagian kaki dan Fian dikabarkan telapak tangan pecah, sebagian kuku terlepas. (Thamrin/triantotus)












Komentar