Portalika.com [WONOGIRI] – Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Gabriela Hervita Nanda Teresa melaksanakan program kerja individu berupa penyusunan alur aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang diwujudkan dalam bentuk X-Banner dan diletakkan di Balaidesa Watusomo, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri.
Pelaksanaan kegiatan terlaksana dengan dosen pembimbing lapangan, Daryono, SPd, SKom, MKom. IKD adalah informasi elektronik yang digunakan untuk merepresentasikan dokumen kependudukan dan data balikan dalam aplikasi digital melalui smartphone.
IKD ini dapat diunggah melalui playstore maupun appstore. Selain itu, diadakannya pula pelayanan aktivasi akun IKD dengan cara jemput bola pada 25 Juli 2024. Program kerja ini merupakan salah satu bentuk tertib administrasi desa dalam rangka pengaplikasian sistem informasi manajemen dalam mendorong terwujudnya good governance serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik khususnya dalam bidang pelayanan publik.
Baca juga: Mahasiswa KKN PPM Unisri Menyosialisasikan Pentingnya Disiplin Menabung Di SDN 2 Waru Slogohimo
Menurut Gabriela, Kabupaten Wonogiri sebagai salah satu daerah otonom terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam pelayanan terhadap masyarakat (public services) guna mencapai good governance.
Program ini dilakukan secara bertahap, pertama mahasiswi melakukan observasi terkait permasalahan yang sedang dialami oleh pemerintah desa. Berdasarkan observasi di Balaidesa Watusomo ditemukan masalah terkait dengan kurangnya atau belum tercapainya target pengaktifan akun IKD warga Desa Watusomo.
Pelayanan mengenai penyusunan alur aktivasi dan realisasi pengaktifan akun secara langsung aplikasi identitas kependudukan digital sebagai salah satu bentuk pelayanan publik yang ada di Desa Watusomo yang belum memiliki prosedur secara tertulis.
Realisasi pengaktiafan akun IKD kepada warga lebih efektif dilakukan secara langsung kepada warga atau yang biasanya disebut dengan jemput bola dengan cara menjelaskan dan memberi tutorial secara langsung kepada warga bersangkutan yang ingin membuat akun IKD.
Pengaktifan akun IKD harus mencapai target 30% dari total keseluruhan. Pemberian tutorial kepada warga dapat dilakukan dengan menunjukkan handphone yang didalamnya sudah ter-install aplikasi IKD dan menunjukkan satu per satu cara mengaktifkan akun IKD.
Bertepatan dengan diadakannya Pordus Bola Volly di Lapangan Desa Dologan, Watusomo diadakan kolaborasi pembukaan stand dalam rangka pengaktifan akun IKD antara mahasiswi KKN-PPM Unisri dengan perangkat desa Watusomo pada 25 hingga 28 Juli 2024
Mahasiswi KKN Unisri Surakarta berkolaborasi dengan Perangkat Desa Watusomo yaitu Kepala Desa, Sekretaris Desa dan beberapa perangkat desa dalam menyusun program kerja ini. Dimulai dengan koordinasi alur pengaktifan akun IKD dan membantu dalam realisasi pengaktifan akun secara langsung serta pemasangan banner di kantor desa.
Program ini mendapatkan apresiasi dari warga dan perangkat Desa Watusomo, karena dengan adanya X-Banner tersebut dapat membantu dan menambah informasi kepada masyarakat yang ingin membuat atau mengaktifkan akun IKD karena prosedurnya sudah dibuat secara tertulis dengan jelas.
Disisi lain, dengan membantu warga secara langsung saat pengaktifan akun IKD juga mendapat sambutan baik dari warga. Penyusunan alur aktivasi dan realisasi pengaktifan akun secara langsung aplikasi IKD di Desa Watusomo merupakan langkah konkret dalam hal pendayagunaan sistem informasi manajemen dalam mendorong terwujudnya good governance.
Dengan memastikan proses pelayanan yang transparan, efisien dan partisipatif, desa dapat mencapai tingkat pelayanan yang lebih baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakatnya. Penerimaan masyarakat terhadap implementasi program pelayanan IKD, masyarakat sangat senang dan terbantu dengan adanya pelayanan program IKD. Tetapi, terkadang terjadi kendala sistem yang ada pada SIAK sehingga menghambat proses layanan IKD. (Heris)












Komentar