Mahasiswa KKN PPM Unisri Sosialisasikan Jajanan Sehat Bagi Siswa

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) merupakan bentuk penegasan loyalitas dan soliditas Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) untuk mewujudkan visi dan misi Universitas Slamet Riyadi (Unisir), Solo.

KKN PPM diharapkan dapat lebih meningkatkan empati, kepedulian, kerja sama mahasiswa secara multidisipliner dan kontribusi daya saing daerah dan nasional, serta mendorong terciptanya learning community.

banner 300x250

Pelaksanaan KKN PPM dijalankan sesuai aturan dari universitas dan dilaksanakan secara berkelompok, KKN PPM kelompok 22 dilaksanakan di Dusun Garon, Desa Jatipurwo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Desa ini letaknya tidak terlalu jauh dari poros jalan utama Solo-Purwantoro.

Baca juga: Mahasiswa KKN PPM Unisri Berikan Penyuluhan Bahaya Bullying Di SMPN 2 Jatipurno

KKN PPM kali ini mengusung tema Unisri ikut serta dalam penguatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat di dukung penguatan daya saing ekonomi daerah. Salah satu program kerja dari kelompok yang merupakan program kerja individu dari mahasiswa KKN PPM, Cintya Mahmudah Puspitasari di SDN 2 Jatipurwo.

Program kerja yang dilaksanakan adalah sosialisasi jajanan sehat untuk mendukung kesehatan dan perkembangan anak tingkat sekolah dasar (SD). Jajanan sehat adalah makanan atau minuman yang mengandung nutrisi penting seperti vitamin, mineral, serat dan protein, dengan sedikit atau tanpa tambahan gula, garam atau lemak jenuh.

Jajanan sehat biasanya dibuat dari bahan-bahan alami seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh dan produk susu rendah lemak. Tujuan dari jajanan sehat adalah untuk memberikan energi yang stabil, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan mendukung kesehatan secara keseluruhan tanpa memberikan dampak negatif pada kesehatan jangka panjang.

Program kerja ini mendapat dukungan dari sekolah karena memberikan hal baru kepada anak-anak dan mengajarkan anak untuk menumbuhkan kesadaran anak-anak untuk dapat berhati-hati dalam mengonsumsi makanan yang ada disekitarnya.

Untuk menambah pengetahuan dan kepedulian kepada para peserta didik untuk lebih memperhatikan berbagai macam jajanan yang dijual bebas demi menjaga status gizi pada masa anak-anak serta mendukung perkembangan generasi muda penerus bangsa yang dapat memajukan bangsa. (Heris)

Komentar