Menko Bidang Pangan Tinjau Persiapan Koperasi Merah Putih di Jateng

Taj Yasin Dorong Percepatan Pendataan dan Survei Lokasi

banner 468x60

Portalika.com [SEMARANG] – Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program nasional ini dinilai strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan membangun ekonomi mandiri di tingkat desa.

“Dukungan dari pemerintah provinsi saat ini sudah kita data, dan dalam minggu ini dari mulai Pak Mentan, Pak Menko juga sudah mensurvei beberapa lokasi. Nanti akan kita lakukan percepatan,” ujar Taj Yasin saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Desa Kebumen, Kabupaten Semarang, Selasa, 6 Mei 2025.

banner 300x250

Ia menambahkan, survei awal telah dilakukan di berbagai kabupaten/kota. Pihaknya akan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan program berjalan optimal.

“Sudah disurvei di tiap kabupaten/kota, tinggal nunggu yang lainnya. Kita kuatkan kembali. Dalam beberapa hari ini, kita juga telah mendapat kunjungan dari Menteri Pertanian, Menko dan lainnya. Beberapa lokasi sudah mulai dicoba. Nantinya akan kita dorong juga percepatan tahap kedua,” tambahnya.

Portalika.com/Syahidan

Program Koperasi Merah Putih bertujuan membangun ekosistem ekonomi desa, dimulai dari sektor pangan. Menko Pangan, Zulkifli Hasan menjelaskan, koperasi akan menjadi pusat penggerak ekonomi warga serta penciptaan lapangan kerja di pedesaan.

“Kalau urusan pangan sudah aman dan surplus, itu bagus. Tapi itu belum cukup. Harus dibangun juga ekonominya agar desa-desa bisa menyerap tenaga kerja kreatif, mengurangi pengangguran dan mencegah masyarakat terjerumus ke hal-hal negatif, seperti jadi preman,” ujarnya.

Mantan Menteri Perdagangan itu menuturkan, program ini digagas Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan tak ada lagi desa-desa di Indonesia yang miskin. Dalam dua bulan, targetnya akan terbentuk 80.000 koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Indonesia.

“Desa harus makmur, sehat, pendidikannya bagus dan rakyatnya tidak boleh kelaparan. Makanan yang bergizi harus tersedia. Kalau semua itu berjalan, maka kita bisa terus maju menuju Indonesia Hebat,” ucapnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah titik di Desa Kebumen. Antara lain Toko Oleh-oleh Iwak Koe yang menjadi contoh UMKM berbasis lokal, menghadiri musyawarah warga di balaidesa serta meninjau bangunan SD Inpres yang akan difungsikan sebagai lokasi Koperasi Merah Putih. (*)
Editor: Suryono

Komentar