Bahagia di Sekolah dan Bersama Teman: Mengenal dan Mengekspresikan Emosi Melalui Gambar

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta yang tergabung dalam Kelompok 7 melaksanakan program kerja individu yaitu Bimbingan Klasikal dalam rangka meningkatkan kesejahteraan emosional dan sosial siswa kelas V di SD Negeri 3 Glagah, Jatinom, Klaten, Senin, 4 Agustus 2025, dengan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.

Kegiatan ini mengusung tema Bahagia di Sekolah dan Bersama Teman, yang bertujuan membantu siswa mengenali, memahami, dan mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang positif.

banner 300x250

Salah satu metode yang digunakan adalah media ekspresif berupa menggambar perasaan. Setiap siswa diminta untuk menggambarkan apa yang mereka rasakan hari itu-apakah itu bahagia, sedih, marah, takut, atau perasaan lainnya-dalam bentuk visual.

Gambar-gambar ini kemudian menjadi media awal untuk berdiskusi dan merefleksikan pengalaman mereka selama di sekolah.

“Kegiatan ini saya rancang untuk membantu siswa mengenali dan mengelola emosinya dengan cara yang menyenangkan. Melalui gambar, mereka bisa mengekspresikan perasaan tanpa takut dinilai. Saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari proses tumbuh kembang mereka, tidak hanya secara akademis, tetapi juga secara emosional dan sosial,” jelas Renni Fitriyani

Portalika.com/Ist

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa senang berada di sekolah, terutama ketika mereka bisa bermain dan belajar bersama teman-teman. Namun, ada juga yang menggambarkan perasaan tidak nyaman karena pertengkaran kecil atau tekanan dari tugas.

Melalui pendampingan ini, siswa belajar bahwa semua perasaan adalah valid dan penting untuk dikenali, bukan dipendam.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN, terutama karena menyentuh sisi emosional siswa yang sering kali terabaikan. Pendampingan seperti ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter anak-anak sejak dini. Semoga ke depannya bisa terus berlanjut,” ungkap Kepala Sekolah, Supardi, SPd.

Kegiatan ini tidak hanya membantu siswa lebih terbuka dalam menyampaikan perasaannya, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antar teman sebaya. Dengan suasana yang mendukung dan terbuka, anak-anak belajar saling memahami dan mendukung satu sama lain.

Guru-guru di SD Negeri 3 Glagah menyambut baik kegiatan ini. Mereka menyadari pentingnya memperhatikan aspek psikososial peserta didik, tidak hanya prestasi akademis.

Ke depannya, pihak sekolah berharap kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara rutin untuk mendukung tumbuh kembang siswa secara holistik. (*)

Penulis: Renni Fitriyani, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Bimbingan dan Konseling, Unisri Surakarta

Editor: Suryono

Komentar