Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 76 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menghadirkan inovasi ramah lingkungan melalui program kerja bertema Rocket Stove Desa Mandiri: Inovasi Energi dan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan di Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.
Program ini lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan sampah dan kebutuhan energi alternatif di pedesaan.
Rocket stove merupakan kompor hemat energi yang dibuat dari bahan sederhana dan memanfaatkan limbah organik maupun kayu kecil sebagai bahan bakar. Dengan desain khusus, kompor ini mampu menghasilkan panas lebih efisien, asap yang lebih sedikit, dan ramah lingkungan.
“Kami ingin menghadirkan solusi nyata yang dapat digunakan masyarakat untuk mengelola sampah sekaligus mengurangi ketergantungan pada gas elpiji,” ungkap salah satu anggota kelompok 76.
Dalam kegiatan yang melibatkan warga Desa Glagahwangi ini, mahasiswa tidak hanya memperkenalkan rocket stove, tetapi juga memberikan pelatihan cara pembuatan dan penggunaannya.

Warga diperlihatkan bagaimana limbah organik seperti ranting, daun kering, atau potongan kayu kecil dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi.
Kepala Desa Glagahwangi menyambut baik program tersebut. Menurutnya, inovasi ini dapat membantu masyarakat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan energi rumah tangga sekaligus mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
“Harapannya, setelah sosialisasi ini, masyarakat bisa mempraktikkan langsung dan menjadikan rocket stove sebagai salah satu alternatif memasak yang murah, praktis, dan ramah lingkungan,” tambahnya.
Program kerja ini diakhiri dengan sesi praktik bersama, di mana warga mencoba langsung menyalakan rocket stove yang telah dibuat. Antusiasme terlihat dari ibu-ibu rumah tangga hingga pemuda desa yang ikut serta dalam pelatihan.
Dengan adanya inovasi ini, kelompok 76 Unisri berharap Desa Glagahwangi dapat menjadi contoh desa mandiri yang mampu memanfaatkan energi alternatif serta mengelola sampah secara bijak demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat. (*)
Editor: Suryono












Komentar