Portalika.com [SUKOHARJO] – Sekitar 60 orang mengikuti panen raya jagung serentak di Dukuh Ngrobyong RT 02 RW 07, Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu, 27 September 2025. Mereka zoom meeting dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional.
Acara panen raya jagung kuartal III ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya jagung, setelah sebelumnya Indonesia berhasil meningkatkan capaian swasembada beras.
Untuk wilayah Polres Sukoharjo, kegiatan panen kali ini dilakukan di lahan seluas 1,1 hektar dengan total hasil produksi mencapai 4,4 ton jagung.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo, Bagas Windaryatno, menyampaikan kegiatan panen raya ini merupakan agenda yang telah disinergikan antara Kementerian Pertanian dengan jajaran Polri.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk memperkuat ketersediaan pangan, khususnya jagung, guna mendukung kebutuhan nasional.
“Pada kesempatan ini, di Kabupaten Sukoharjo terdapat luasan panen kurang lebih 27 hektare yang kita lakukan secara serentak. Khusus di Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto, ada sekitar 10 hektare yang dipanen. Produksi jagung tersebut akan kita upayakan untuk disetor ke Bulog sebagai cadangan jagung nasional, sehingga kebutuhan bahan pakan ternak bisa tercukupi. Hal ini merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan dan perintah pimpinan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyampaikan jajaran Polres Sukoharjo melalui Bhabinkamtibmas turut bersinergi dengan penyuluh pertanian dan Babinsa dalam memberikan motivasi kepada masyarakat, khususnya para petani.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan maupun lahan yang tidak bisa ditanami padi untuk ditanami jagung.
“Upaya ini kita lakukan secara kolaboratif bersama penyuluh pertanian, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa. Selain memberikan penyuluhan, kita juga mendampingi para petani dengan mengupayakan bantuan benih. Harapannya, intensifikasi tanaman jagung dapat terus berkembang sehingga mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” jelas Kapolres.
Kegiatan panen raya jagung serentak kuartal III Tahun 2025 ini tidak hanya menjadi momentum penting dalam mendukung program swasembada pangan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah, aparat kepolisian, TNI, dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. (Triantotus)












Komentar