Bisakah Polri Wujudkan Bukan Alat Represif Tapi Mediator Demokrasi? Berikut Pernyataan Kapolres

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Anggota Polres Wonogiri mengikuti Pelatihan Tactical Floor Game (TFG) pengamanan unjuk rasa Tahun 2025, di Aula Wanita Satyawada Polres Wonogiri, Rabu, 15 Oktober 2025. Kegiatan dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel menghadapi dinamika situasi di lapangan.

Kegiatan dipimpin Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, SH, SIK, MPM didampingi Wakapolres Kompol Parwanto, SH, MH. Kapolres Wonogiri menegaskan pentingnya pelatihan yang ideal namun tetap fleksibel, menyesuaikan dengan situasi dan kemampuan di lapangan.

banner 300x250

Kapolres juga mengingatkan bahwa Polri bukan alat represif, melainkan mediator demokrasi yang bertugas menjaga agar penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman dan tertib.

“Polri harus hadir sebagai penengah dan penjaga ketertiban, bukan sebagai pihak yang dihadapkan dengan masyarakat. Kita harus memahami siapa sasaran unjuk rasa dan menjaga agar situasi tetap kondusif,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menekankan pentingnya peran aktif seluruh anggota, termasuk Bhabinkamtibmas, sebagai mata dan telinga Polri dalam mendeteksi potensi gangguan kamtibmas di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Kabagops Kompol Agus Syamsudin, SH memaparkan simulasi skenario pengamanan unjuk rasa berskala besar, mulai dari tahap pemberitahuan kegiatan, pengaturan pengamanan dengan pola ring, hingga langkah-langkah pengendalian massa sesuai prosedur.

Dari hasil paparan tersebut, Polres Wonogiri menunjukkan kesiapan maksimal dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan. Semua personel telah memahami mekanisme pengamanan, strategi negosiasi, serta upaya persuasif guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.

Pelatihan TFG ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Polres Wonogiri dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, menjamin kebebasan berpendapat masyarakat, dan mengutamakan pendekatan humanis dalam setiap penanganan situasi.

“TFG ini bukan sekadar latihan teknis, tetapi juga bentuk kesiapan mental dan moral aparat dalam menghadapi tantangan tugas,” ujar Kapolres Wahyu. (*)

Editor: Triantotus

Komentar