Portalika.com [SURAKARTA] – Mahasiswa Progam Studi Akuntansi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta melaksanakan kegiatan magang kerja di Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Boyolali.
Kegiatan magang ini dilakukan mahasiswa Akuntansi kelompok 08 Unisri dengan Dosen Pemimbing Lapangan Magang Kerja (DPL) Dr Djoko kristianto, SE, MSi yang dilaksanakan mulai 3 November hingga 23 Desember 2025.
Program ini merupakan bentuk dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ketiga yaitu Pengabdian kepada Masyarakat dengan implementasi berupa kegiatan Magang Kerja, sebagai bentuk untuk mewujudkan visi dan misi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisri Surakarta.
Syavina Indria Nur‘aini (NPM 22210068), menyampaikan dirinya mengikuti kegiatan magang ini menjadi sarana pembelajaran langsung baginya untuk memahami dunia kerja secara profesional, khususnya di lingkungan instansi pemerintahan daerah.
Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta tidak hanya belajar di balik meja selama menjalani program magang di Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Boyolali. Melalui penempatan di Bidang Pajak Daerah, para mahasiswa turut terjun langsung mensukseskan gelaran prestisius “Semarak Pengundian Pajak Daerah Tahun 2025”.
Keterlibatan mahasiswa ini menjadi bukti nyata sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam mendorong kesadaran pajak masyarakat. Dalam acara tersebut, Kelompok 8 mahasiswa magang Unisri dipercaya membantu berbagai aspek teknis, mulai dari rekapitulasi data wajib pajak yang memenuhi kriteria undian, penulisan data pemenang, hingga pendampingan saat proses pengundian berlangsung di hadapan pimpinan daerah.
“Ini adalah pengalaman yang luar biasa. Saya tidak hanya belajar cara menghitung pajak secara teoretis, tetapi melihat langsung bagaimana pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada masyarakat yang taat pajak. Transparansi dan integritas benar-benar dijaga dalam setiap tahap pengundian,” katanya.
Selain membantu kemeriahan acara pengundian, selama di Bidang Pajak Daerah, para mahasiswa juga aktif melakukan input data perpajakan melalui Sistem Informasi Pajak Daerah (SIPAD) dan membantu verifikasi tagihan PBB serta BPHTB. Aktivitas ini memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) dikelola secara sistematis dan digital. (*)
Editor: Suryono












Komentar