Portalika.com [MANTINGAN, JAWA TIMUR] — Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi Farmasi Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Dr Solikah Ana Estikomah, SSi, MSi meraih Hibah Penelitian Fundamental Reguler Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2025 melalui riset inovatif berbasis lingkungan dan kesehatan.
Penelitian yang diketuai Dr Solikah ini mengangkat tema “Inovasi Teknologi Industri Kosmetik: Biokonversi Limbah Cair Keju Menjadi Produk Kosmetik sebagai Upaya Mengurangi Dampak Pencemaran Lingkungan.” Riset tersebut berfokus pada pengolahan limbah cair industri keju menjadi produk kosmetik bernilai guna tinggi dan ramah lingkungan.
Sebagai ketua peneliti, Solikah Ana Estikomah memimpin tim lintas disiplin yang melibatkan Muhammad Nur Kholis, SSi, MSi, dosen Teknologi Industri Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi Unida Gontor, serta Dr Ir Eni Muryani, SSi, MSi, dosen Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknologi Mineral UPN “Veteran”. Penelitian ini juga melibatkan mahasiswa Prodi Farmasi, Widya Damayanti, sebagai bagian dari penguatan riset berbasis pendidikan.
Penelitian mulai dilaksanakan pada 30 Mei 2025 berlokasi di Laboratorium Terpadu Fakultas Ilmu Kesehatan Unida Gontor, dengan dukungan mitra industri Mazaraat Cheese. Dalam riset ini, limbah cair keju diolah melalui proses biokonversi menjadi sabun antiseptik alami dengan kombinasi minyak cengkeh (Eugenia aromaticum) yang mengandung senyawa aktif eugenol.
Solikah menjelaskan penelitian ini tidak hanya berorientasi pada inovasi produk kosmetik berbahan alami, tetapi juga mengusung konsep zero waste sebagai solusi berkelanjutan bagi industri pangan.
“Pengolahan limbah cair keju menjadi produk kosmetik merupakan upaya untuk meningkatkan nilai guna limbah sekaligus meminimalisir pencemaran lingkungan,” ujarnya.
Ia berharap, hasil penelitian ini dapat menghasilkan produk kosmetik yang aman dan bermanfaat bagi kesehatan kulit, sekaligus menjadi alternatif sabun antibakteri alami berbasis potensi lokal. Dari sisi ekonomi, inovasi ini juga berpeluang dikembangkan sebagai wirausaha berbasis riset, sehingga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Keberhasilan Solikah Ana Estikomah meraih hibah nasional ini sekaligus menegaskan komitmen Unida Gontor dalam mendorong riset unggulan yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. (Rukmini/*)












Komentar