Portalika.com [WONOGIRI] – Kerja bareng saling mengisi dipraktikkan santri santriwati dan pengurus LDII Wonogiri, Rabu, 27 Mei 2026 di halaman Pontren Al Barru, Bulusari, Bulusulur, Wonogiri.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Wonogiri, H Sutoyo mengatakan data perolehan hewan kurban 1447 Hijriah/2026 Masehi menembus angka Rp13.204.172.000.
Nominal itu menunjukkan grafik komitmen sosial dan keagamaan warga LDII Wonogiri terus menunjukkan pergerakan positif yang signifikan dan menegaskan kontribusi nyata organisasi dalam menggerakkan roda ekonomi umat dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Total nilai hewan kurban warga LDII Wonogiri tahun ini tercatat mengalami kenaikan yang semakin impresif, yakni sebesar 7,50 persen jika dibandingkan dengan capaian pada tahun 2025 lalu,” katanya.
Menurutnya tren pertumbuhan ini didorong oleh laju penambahan jumlah hewan kurban jenis kambing Jawa yang terus berdatangan dari berbagai Pimpinan Cabang di tingkat kecamatan.
“Angka pertumbuhan yang konsisten ini menjadi indikator kuat bahwa fluktuasi ekonomi tidak menyurutkan semangat ketaqwaan dan antusiasme warga untuk saling berbagi di hari raya yang suci,” tegas politisi PDIP Wonogiri.
Adapun rincian detail sebaran hewan kurban sampai Rabu meliputi 520 ekor sapi dengan nilai nominal mencapai Rp10.991.154.000 dan 1.119 ekor kambing Jawa dengan nilai total Rp2.059.068.000, serta 90 ekor domba (kambing gibas) yang bernilai Rp153.950.000.
Penambahan data terbaru, ujarnya berfokus pada komoditas kambing Jawa yang mengalami lonjakan kuantitas secara berkala, mengukuhkan kesiapan pemotongan hewan kurban yang masif.
“Jumlah itu dimungkinkan bertambah karena masih bersifat sementara, seluruh panitia di tingkat daerah tetap membuka posko pelaporan,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan di samping mematangkan manajemen penyembelihan dan higienitas daging kurban, DPD LDII Wonogiri juga telah mematangkan persiapan teknis peribadatan dengan menetapkan 64 titik lokasi pelaksanaan sholat Idul Adha tersebar di wilayah Kabupaten Wonogiri.
Penentuan titik sholat ied ini ditujukan untuk mempermudah akses warga sekaligus memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan secara khusyuk, aman, dan tertib.
Pengurus daerah terus menjalin koordinasi intensif dengan jajaran pemangku kebijakan setempat agar sinergi pelaksanaan sholat ied hingga distribusi daging kepada para mustahik dapat berjalan dengan sukses dan kondusif. (Triantotus)












Komentar