14 Tim Mobil Legens Bentrok di MEC Cup 2026 Unisri

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Tak seperti biasanya ruang seminar lantai 3 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, Jateng belum lama ini diramaikan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Solo Raya.

Selama dua hari mereka menyaksikan bentrok tim yang adu tangkas di turnamen Mobile Legends yang menjadi bagian dari implementasi Mata Kuliah Manajemen Event.

banner 300x250

Siaran pers dari Unisri menyebutkan event yang digelar Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Semester VI ini bertajuk Management Event Cup (MEC) 2026, diikuti oleh 14 tim dari kalangan pelajar SMA/SMK dan mahasiswa se-Solo Raya.

Pembukaan kegiatan ini dihadiri dosen pengampu Mata Kuliah Manajemen Event, Sihabuddin, SIKom, MIKom; Kaprodi Ilmu Komunikasi Drs Buddy Riyatno, MSi, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja sama Unisri, Joko Pranomo, SSos, MSi yang sekaligus membuka acara.

“Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta. Saya juga berharap panitia memperoleh pengalaman berharga dalam mengelola kegiatan, berkolaborasi, dan mengembangkan keterampilan yang akan bermanfaat di masa mendatang,” ujar Joko.

Menurut dia kehadiran para pimpinan universitas dan dosen memberikan dukungan serta apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan sebuah event. Kegiatan ini diikuti oleh 14 tim dari kalangan pelajar SMA/SMK dan mahasiswa se-Solo Raya.

Setiap tim beranggotakan 5 player yang berkompetisi memperebutkan prize pool senilai Rp1 juta, serta penghargaan berupa trofi dan sertifikat. Antusiasme peserta terlihat sejak tahap pendaftaran hingga pelaksanaan pertandingan, yang berlangsung kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan MEC 2026 berjalan dengan lancar, tertib, dan terstruktur. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai konsep manajemen event secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam merencanakan, mengorganisasi, mengoordinasikan, hingga mengevaluasi sebuah kegiatan berskala regional.

Keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berinovasi dalam menciptakan kegiatan yang edukatif, kompetitif, dan relevan dengan perkembangan industri kreatif serta e-sports di Indonesia. (Iskandar)

Komentar