Delegasi Kota Xi’an ke Solo, Memperkuat Implementasi Kerja Sama Sister City

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani, menerima kunjungan Delegasi Kota Xi’an, Republik Rakyat Tiongkok, dalam rangkaian kegiatan Business Matching antara Delegasi Xi’an dan Pemerintah Kota Surakarta di Bale Tawangarum, Balaikota Surakarta, Jumat, 12 Juni 2026.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan persahabatan sekaligus memperkuat implementasi kerja sama sister city antara Surakarta dan Xi’an melalui berbagai sektor strategis, mulai dari budaya, pariwisata, kesehatan, hingga investasi dan pengembangan bisnis.

banner 300x250

“Atas nama Pemerintah Kota Surakarta, saya menyampaikan sambutan hangat kepada Delegasi Kota Xi’an. Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk menjadi tuan rumah kunjungan ini yang bertujuan memperkuat ikatan persahabatan dan menjajaki kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua kota,” ujar Astrid.

Menurut Astrid, kolaborasi antarkota menjadi semakin penting di tengah dinamika global yang terus berkembang. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, kerja sama internasional juga membuka ruang pertukaran pengetahuan, budaya, teknologi, serta penguatan hubungan antarmasyarakat.

Ia menilai Surakarta dan Xi’an memiliki banyak kesamaan sebagai kota yang kaya sejarah dan budaya. Surakarta dikenal sebagai kota budaya dengan warisan seni dan tradisi yang terus berkembang, sementara Xi’an merupakan salah satu kota bersejarah dunia yang dikenal sebagai titik awal Jalur Sutra dan memiliki peran penting dalam perkembangan peradaban Tiongkok.

“Identitas bersama sebagai kota yang menghargai sejarah dan budaya menjadi fondasi kuat untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan,” katanya.

Selain agenda diplomasi antarkota, kunjungan delegasi Xi’an juga diisi forum business matching yang mempertemukan pelaku usaha dari kedua kota untuk menjajaki peluang kolaborasi ekonomi dan investasi.

Astrid menjelaskan delegasi yang hadir berasal dari berbagai sektor strategis, mulai dari pariwisata, ekonomi dan bisnis, healthcare, hingga konstruksi dan infrastruktur.

“Delegasi yang hadir hari ini berfokus pada pengembangan ekosistem bisnis. Sektor yang terlibat cukup beragam, mulai dari pariwisata, ekonomi dan bisnis, healthcare, hingga konstruksi dan infrastruktur,” ujarnya.

Menurutnya, keberagaman sektor tersebut menunjukkan besarnya peluang kerja sama yang dapat dikembangkan antara Surakarta dan Xi’an.

Tidak hanya bagi perusahaan besar, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk memperluas jaringan, meningkatkan kapasitas usaha, serta mengakses pasar yang lebih luas.

Astrid menambahkan, kerja sama kedua kota sebelumnya juga telah menyentuh sektor kesehatan. Dalam kunjungan delegasi Xi’an terdahulu, berbagai inovasi pengobatan tradisional diperkenalkan kepada pelaku usaha dan pemangku kepentingan di Kota Surakarta.

Ia melihat adanya keselarasan antara pengembangan pengobatan tradisional di Xi’an dengan potensi yang dimiliki Surakarta, khususnya dalam pengembangan jamu dan konsep wellness city yang saat ini terus didorong Pemerintah Kota Surakarta.

“Kami melihat ada keselarasan dengan pengembangan wellness di Surakarta. Pelaku usaha mendapatkan wawasan mengenai bagaimana produk dan layanan kesehatan tradisional dapat dikembangkan agar lebih berkualitas dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” jelasnya.

Pemerintah Kota Surakarta, lanjut Astrid, berkomitmen menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi dan kerja sama internasional.

Melalui forum business matching ini, diharapkan lahir berbagai peluang kemitraan konkret yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Surakarta dalam jejaring kerja sama global.

“Kami percaya bahwa kemajuan dapat dicapai melalui kolaborasi, inovasi, dan keterbukaan terhadap peluang global. Kami berharap hubungan persahabatan dan kerja sama antara Surakarta dan Xi’an terus tumbuh semakin kuat, produktif, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Astrid berharap rangkaian workshop, diskusi, dan pertemuan bisnis yang berlangsung selama kunjungan delegasi Xi’an tidak hanya menambah wawasan bagi para pelaku usaha, tetapi juga membuka akses pasar internasional dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua kota.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membuka peluang kemitraan dan akses pasar yang lebih luas sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan daya saing pelaku usaha di Kota Surakarta,” tandasnya. (Ariyanto)

Komentar