Ajarkan Cara Kelola Uang Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unisri Sasar Siswa SDN 1 Japoh

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] – Mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Sendy Aulia Kirana Putri, melaksanakan program kerja individu berupa Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Sejak Dini di SDN 1 Japoh, Desa Japoh, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Kamis, 23 Juli 2026.

Kegiatan ini ditujukan kepada siswa kelas VI sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan KKN-PPM Unisri tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengenalkan pengelolaan keuangan kepada siswa sejak usia sekolah.

banner 300x250

Dalam kehidupan sehari-hari, siswa sudah terbiasa menerima dan menggunakan uang saku. Karena itu, pemahaman mengenai cara menggunakan uang dengan baik penting untuk dikenalkan sejak dini.

Materi yang diberikan dalam sosialisasi meliputi pentingnya menabung, cara mengatur uang saku, serta membedakan kebutuhan dan keinginan.

Penyampaian materi menggunakan contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan siswa, seperti menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung dan menentukan barang yang memang perlu dibeli.

Siswa juga diajak memahami bahwa barang yang diinginkan belum tentu menjadi sesuatu yang harus dibeli. Dengan mengenali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, siswa diharapkan dapat lebih bijak dalam menentukan penggunaan uang yang mereka miliki.

Agar kegiatan tidak hanya berupa penyampaian materi, siswa juga dilibatkan melalui pertanyaan dan diskusi sederhana. Mereka diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan serta menyampaikan pendapat berdasarkan pengalaman dalam menggunakan uang saku sehari-hari.

Keaktifan siswa selama kegiatan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan sosialisasi. Siswa diharapkan mampu menjelaskan kembali pentingnya menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta memberikan contoh penggunaan uang yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari pihak sekolah dan guru SDN 1 Japoh. Kerja sama antara mahasiswa KKN dan pihak sekolah turut membantu kegiatan berjalan dengan baik.

Selama kegiatan berlangsung, terdapat beberapa kendala, salah satunya perbedaan tingkat pemahaman siswa. Beberapa siswa dapat memahami materi dengan cepat, sementara siswa lainnya membutuhkan penjelasan dan contoh yang lebih sederhana.

Selain itu, materi mengenai pengelolaan keuangan masih cukup asing bagi sebagian siswa. Tingkat konsentrasi dan keaktifan siswa juga berbeda-beda. Ada siswa yang aktif mengikuti kegiatan dan menjawab pertanyaan, tetapi ada pula yang masih kurang fokus.

Untuk mengatasinya, penyampaian materi disesuaikan dengan kondisi siswa dan menggunakan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Meskipun terdapat beberapa kendala, kegiatan tetap dapat berjalan dengan baik. Siswa mendapatkan pengetahuan mengenai cara menggunakan uang secara bijak, pentingnya menabung, serta cara membedakan kebutuhan dan keinginan.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat mulai menerapkan kebiasaan mengelola uang dalam kehidupan sehari-hari.

Kebiasaan sederhana seperti menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung dan mempertimbangkan kebutuhan sebelum membeli sesuatu dapat menjadi langkah awal untuk belajar bertanggung jawab dalam menggunakan uang.

Kebiasaan tersebut juga diharapkan dapat terus diterapkan setelah kegiatan selesai, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Dukungan dari sekolah dan orang tua diperlukan agar pengetahuan yang telah diberikan dapat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Sejak Dini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN UNISRI untuk memberikan pengetahuan yang dekat dengan kehidupan siswa.

Dengan mengenalkan pengelolaan keuangan sejak sekolah dasar, siswa diharapkan memiliki bekal untuk lebih bijak dalam menggunakan uang dan mulai membangun kebiasaan menabung sejak dini. (*)

Penulis: Sendy Aulia Kirana Putri dan Muhammad Rizky Nur Prakoso, SPd, MPd

Editor: Suryono

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar