Novita Hardini Bangun Trenggalek dan Hadirkan Mitra Kerja Kementerian Ekraf

banner 468x60

Portalika.com [TRENGGALEK, JAWA TIMUR] – Novita Hardini, SE, ME, anggota DPR RI Dapil VII Jatim mendatangkan mitra kerja, Kementrian Ekonomi Kreatif ke daerah pilihannya, Kabupaten Trenggalek.

Tujuan istri Bupati Trenggalek, Mas Ipin ini mendatangkan mitra kerjanya itu, untuk membantu Kabupaten Trenggalek membangun daerahnya dengan cara mengaktivasi desa kreatif melalui pengembangan ruang kreatif.

banner 300x250

Saat ini Kabupaten Trenggalek telah ditetapkan menjadi KaTa Kreatif (Kabupaten/Kota Kreatif) di bidang seni pertunjukan yang merupakan perjuangan anggota DPR RI ini.

KaTa Kreatif sendiri merupakan program unggulan dari Kemenekraf yang bertujuan untuk menggali, mengembangkan, dan mewadahi potensi ekonomi kreatif di berbagai daerah.

Sementara itu tujuan utama dari program ini untuk menjadikan kabupaten/kota kreatif sebagai model panutan (role model) dalam pengembangan subsektor ekonomi kreatif.

Kemudian mendorong kebangkitan UMKM lokal di sektor unggulan seperti kuliner, kriya, fesyen, seni pertunjukan, dan lainnya. Serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif agar menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

BACA JUGA  PPMI Assalaam Gelar Jalan Sehat Keluarga, Syukuri 44 Tahun Pengabdian untuk Pendidikan Islam

Membuka kegiatan aktivitasi desa kreatif di Jajar Gumregah, Desa Jajar Kecamatan Gandusari, Rabu, 28 Oktober 2026, Founders Uprintis Indonesia itu mengatakan ‘kita harus menemukan rumus baru perekonomian. Salah satunya adalah dengan pendekatan pendekatan yang kreatif, apapun itu bidangnya.”

Menurutnya, pendekatan kreatif itu menjadi penting di sektor apapun. Karena kalau tidak kreatif, maka yang kasihan adalah rakyatnya karena tidak bisa mendapatkan hak-hak sebagaimana yang harus diperjuangkan.

“Alhamdulillah di tahun pertama, saya sebagai anggota DPR RI mewakili Dapil VII Jawa Timur, saya telah menuntaskan Legacy membawa Kabupaten Trenggalek terpilih menjadi Kabupaten Kota Kreatif Indonesia. Ada banyak hal yang bisa kita kelola lagi kedepannya,” tutur Novita.

BACA JUGA  Gelaran SGS Dimulai 5 Mei, Kadin Siap Intensifkan Keterlibatan Keraton Surakarta

Dia katakan, pihaknya ingin memberikan pelatihan ekonomi kreatif kepada teman-teman pelaku ekonomi kreatif. Bagaimana membangun desa wisata yang bisa menghasilkan potensi ekonomi yang besar, dengan cara-cara kreatif.

Kedua, ujarnya, melakukan beberapa simbolis sebagai bentuk pertanggungjawaban pekerjaan, karena ada pemasangan dukungan infrastruktur ke desa berupa lampu penerangan jalan.

“Nanti akan kami publis kepada masyarakat dan juga kami laporkan kepada pimpinan yang kami lakukan di desa ini,” katanya.

“Ini adalah salah satu wujud komitmen kami kepada Kabupaten Trenggalek melalui Kementerian Ekraf, Kementrian Pariwisata dan juga mensupport Pemerintah Kabupaten Trenggalek dengan pembangunan infrastruktur melalui program-program yang diajukan oleh Bupati,” sambungnya.

Novita menyatakan dimungkinkan anggaran yang turun ke Trenggalek sudah senilai Rp70 sampai Rp80 miliar di tahun ini. “Proposal dari Bapak Bupati kami bawa ke gedung DPR dan Alhamdulillah di acc oleh Banggar. Jadi ini wujud kerja bersama, saya di DPR RI dan Pak Bupati di Kabupaten Trenggalek. Dan yang kecil-kecilnya bagaimana kami mensupport ekonomi masyarakat melalui ekonomi kreatif dan pariwisatanya.”

BACA JUGA  Nuansa Dresscode Biru Putih Jadikan Reuni SMPN 1 Wonogiri Angkatan 1987 Kuatkan Silaturahmi

Kedepan, katanya, program-program di Kementerian Ekraf dan juga Kementrian UMKM bisa dimanfaatkan. “Karena kebetulan saya terpilih menjadi Panja permodalan, saya ingin juga nanti untuk keliling-keliling pelaku UMKM. Isu keuangan, kira-kira apa yang bisa saya bantu, bisa saya suarakan untuk aspirasi saya ke pemerintah pusat,” jelasnya.

“Untuk aktivasi desa kreatif harapan kami, mendorong 157 desa bisa mengaktifkan desa kreatif. Karena Kabupaten Trenggalek menjadi Kabupaten/ Kota Kreatif,” jelasnya.

“Saya ingin mendorong bagaimana aktivasi gaming, kemudian seni peran, seni musik, ini lahir di setiap desa-desa yang ada di Kabupaten Trenggalek,” ujar Novita. (Rudi Sukamto)

Komentar