Bazar Ramadan Colomadu Angkat Ekonomi UMKM, Ketiban Berkah di Bulan Penuh Berkah

banner 468x60

Portalika.com [KARANGANYAR] – Bazar Ramadan Colomadu kembali digelar pada Ramadan 2026 dengan menghadirkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner. Kegiatan yang telah memasuki tahun keempat ini menjadi wadah bagi para pedagang yang belum memiliki lokasi usaha permanen untuk berjualan selama bulan suci, Selasa, 10 Maret 2026.

Ketua Koordinator Bazar Ramadan Colomadu, Wachid Adnan Mardiana, mengatakan kegiatan tersebut berawal dari keprihatinan terhadap para pelaku UMKM yang kesulitan mendapatkan tempat berjualan tetap.

banner 300x250

“Awalnya kami prihatin melihat teman-teman UMKM, khususnya yang berjualan musiman maupun yang berjualan setiap hari tetapi belum memiliki lokasi permanen,” kata Wachid.

Di sisi lain, empat tahun lalu ia bersama beberapa pedagang mencoba mengoordinasikan para pelaku UMKM untuk membuka lapak bersama setiap sore selama Ramadan.

Pada tahun pertama penyelenggaraan, jumlah peserta masih terbatas sekitar 30 pedagang. Hal itu disebabkan keterbatasan lokasi serta fasilitas tenda yang tersedia.

“Waktu itu pesertanya masih sekitar 30-an pedagang karena tempatnya terbatas dan tendanya juga masih sedikit,” ungkapnya.

Namun seiring waktu, minat pedagang untuk bergabung terus meningkat. Penyelenggara pun mulai membuka kesempatan lebih luas bagi pelaku UMKM yang ingin merasakan peluang ekonomi selama bulan Ramadan.

Tahun ini, sebanyak 80 UMKM kuliner turut meramaikan Pasar Ramadan Colomadu. Menariknya, aktivitas jual beli di bazar tersebut berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, yakni sekitar 1,5 jam menjelang waktu berbuka puasa. Meski singkat, omzet yang diperoleh para pedagang cukup signifikan.

“Biasanya mulai ramai sekitar pukul 16.30 sampai menjelang buka puasa. Dalam waktu sekitar satu setengah jam itu omzet pedagang bisa setara dengan mereka berjualan seharian, bahkan sampai 8 hingga 12 jam,” kata Wachid.

Ia menambahkan, respons para pedagang maupun masyarakat sekitar sangat positif terhadap keberadaan Pasar Ramadan Colomadu.

Berbagai jenis kuliner tersedia di bazar tersebut, mulai dari makanan tradisional hingga makanan modern. Beberapa menu yang dijual antara lain sayur lodeh, sop, aneka jajanan tradisional, hingga minuman seperti es dawet, es cincau, es teler, dan es kobok.

Selain itu, tersedia pula makanan kekinian seperti takoyaki, pizza, serta ayam bakar yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

“Jadi masyarakat Colomadu dan sekitarnya tidak perlu repot memasak untuk menyiapkan takjil atau makanan berbuka. Cukup datang ke Pasar Ramadan Colomadu, semua sudah tersedia,” katanya.

Ke depan, penyelenggara juga berencana meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM dengan mendorong mereka tidak hanya berjualan secara offline, tetapi juga mulai memanfaatkan platform digital dan penjualan online.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi serta memperluas pasar bagi para pelaku UMKM. (Naharudin)

Komentar