Belajar Diplomasi, Mahasiswa HI dan Komunikasi Unisri Langsung Kunjungi Malaysia

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] — Program Studi (Prodi) Ilmu Hubungan Internasional (HI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta/Solo, Jateng menggelar Kuliah Kunjungan Institusi (KKI) ke Malaysia pada 11–15 Oktober 2026.

Siaran pers dari Unisri menyebutkan, kegiatan akademik berskala internasional ini merupakan bagian dari kurikulum wajib Fisip Unisri. Tujuannya untuk memberikan kesempatan emas bagi mahasiswa agar bisa belajar secara langsung praktik diplomasi di institusi-institusi strategis luar negeri.

banner 300x250

Sebanyak 30 mahasiswa antusias mengikuti rangkaian kegiatan ini, yang juga turut diikuti oleh dua mahasiswa dari Prodi Ilmu Komunikasi Fisip Unisri.

Rombongan didampingi dua dosen pembimbing sekaligus Kepala Laboratorium HI Unisri, yakni Agung Yudhistira Nugraha, MA dan Qonitah Rohmadiena, MA.

BACA JUGA  Tetangga Desa di Manyaran Nekat Lakukan Curat di Tangkap Polisi

Dalam KKI tahun ini, mahasiswa mengunjungi dua institusi penting di Malaysia yang sangat relevan dengan keilmuan hubungan internasional, yaitu Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dan Institute of Diplomacy and Foreign Relations (IDFR) Malaysia.

Saat berkunjung ke KBRI Kuala Lumpur, rombongan mahasiswa disambut hangat dan diterima langsung Atase Pendidikan. Melalui kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan wawasan mendalam mengenai peran nyata perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri.

Diskusi interaktif membahas berbagai hal penting, mulai Fungsi perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia, Pelaksanaan diplomasi publik dan politik luar negeri dan Penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia.

BACA JUGA  Wawalkot Astrid: Disiplin Fondasi Utama Atlet Meraih Prestasi dan Bangun Karakter

Diskusi Eksklusif Bersama Pimpinan IDFR Malaysia

Perjalanan akademik berlanjut ke Institute of Diplomacy and Foreign Relations (IDFR) Malaysia. Rombongan FISIP Unisri diterima secara khusus oleh jajaran pimpinan tinggi IDFR, di antaranya YBhg Dato’ Rus Shazila Osman (Acting Director General IDFR), Dato’ Dr Mohammad Rameez Yahaya (Director of the Competency Enhancement Centre / CEC IDFR) dan Mr Haris Syarwani Razali (Senior Principal Director, Management Services Division IDFR).

Sesi bersama para pakar diplomasi Malaysia ini memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk mendalami sistem pendidikan diplomatik, strategi pengembangan kompetensi, hingga dinamika praktik hubungan luar negeri di tingkat regional.

BACA JUGA  Wakapolda: Hindari Arogansi, Jangan Minta Diprioritaskan, Bukan Jamannya Lagi

Kuliah Kunjungan Institusi (KKI) ke Malaysia ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang sangat berharga. Mahasiswa dapat menjembatani teori yang dipelajari di ruang kelas dengan realitas praktik diplomasi di lapangan.

Pengalaman ini tidak hanya memperkaya perspektif mahasiswa terhadap peran institusi negara dalam menjalankan hubungan luar negeri, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kompetensi diplomasi modern dalam menghadapi tantangan global.

Melalui program ini, Prodi HI Fisip Unisri terus berkomitmen mendorong metode pembelajaran berbasis internasional (international-oriented learning).

Diharapkan, kegiatan ini mampu melahirkan lulusan yang memiliki wawasan global yang luas serta siap berkontribusi nyata dalam dunia diplomasi internasional. (Iskandar)

Komentar