Wakapolda: Hindari Arogansi, Jangan Minta Diprioritaskan, Bukan Jamannya Lagi

banner 468x60

Portalika.com [SEMARANG] – Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Latif Usman menegaskan kepercayaan masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Di hadapan personel Polda Jateng, Senin, 22 September 2025, Brigjen Pol Latif, menjelaskan keberadaan polri di tengah masyarakat saat ini masih sangat dibutuhkan, baik untuk menjaga keamanan dan ketertiban maupun penegakan hukum.

banner 300x250

Namun, tanpa adanya kepercayaan masyarakat, tugas mulia itu akan menjadi sangat berat.

“Tanpa kepercayaan masyarakat, tindakan apapun yang kita lakukan bisa dinilai salah. Bahkan hal baik sekalipun yang kita lakukan bisa dipandang negatif oleh masyarakat. Karena itu kita harus evaluasi diri dan terus memperbaiki sikap, agar masyarakat kembali percaya kepada polri,” tegasnya.

Ia mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga sikap, perilaku, dan tutur kata, baik saat bertugas maupun di luar kedinasan. Setiap individu polri memegang tanggung jawab untuk menjaga citra institusi, termasuk di ruang digital.

“Hindari arogansi, jangan meminta untuk diprioritaskan. Saat ini bukan jamannya lagi. Tugas kita adalah melayani masyarakat dengan ramah, simpatik, dan tulus. Berikan senyum salam sapa pada setiap masyarakat yang dilayani, serta bantu kesulitan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Menjaga nama baik Polri, menurutnya bukan hanya tugas pimpinan, melainkan seluruh personel. Ia mengingatkan, kesalahan kecil yang dilakukan satu oknum bisa merusak citra ribuan anggota lain yang sudah bekerja dengan baik.

“Jangan sampai perbuatan tercela satu orang, merusak kinerja 35 ribu anggota polri yang dengan sungguh-sungguh melayani masyarakat di Jawa Tengah,” tandasnya.

Latif mengajak seluruh anggota untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik. Dengan meningkatnya kepercayaan, ia yakin masyarakat akan ikut aktif mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama. (*)

Editor: Triantotus

Komentar