Buka TMMD, Wakil Bupati Trenggalek Berharap Bisa Digelar Rutin

banner 468x60

Portalika.com [TRENGGALEK] – Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohammad Natanegara membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 di Kabupaten Trenggalek di Lapangan Lembah Kepuh, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari.

Mas Syah sapaan akrab Wabup berharap kegiatan TMMD ini bisa rutin digelar di Kabupaten Trenggalek. Alasannya TMMD sangat membantu pemerintah dalam mewujudkan akses infrastruktur di daerah terisolir.

banner 300x250

Kemudian juga beaya pembangunan bisa ditekan karena dikerjakan oleh TNI bersama masyarakat. “Alhamdulillah hari ini pembukaan TMMD yang ada di Kabupaten Trenggalek. Khususnya pemerintah Kabupaten Trenggalek berterima kasih kepada Tentara Nasional Indonesia yang sudah menjadikan kegiatan ini rutin di Kabupaten Trenggalek,” kata Mas Syah, Rabu, 22 April 2026.

Kegiatan sebelumnya di Pule, sambung mantan anggota DPRD Trenggalek, dengan kegiatan yang sama. “Kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya kami di daerah karena terbantu oleh bapak-bapak tentara ini membuat infrastruktur baru. Tentu ini membuat kami menjadi lebih ringan karena biaya bisa ditekan dan hasilnya bisa lebih maksimal,” imbuhnya.

Harapannya ini bisa membawa konektifitas ke hulu sehingga bisa mengungkit perekonomian lebih baik lagi. Kemudian juga menjadi awal untuk menata infrastuktur di Kabupaten Trenggalek.

“Kami juga berharap tahun depan bisa ada lagi, ada usulan-usulan dari desa dan nanti kami sampaikan ke TNI untuk bisa dilaksanakan TMMD. Terkhusus untuk daerah-daerah yang terisolir dengan harapan terbukanya akses,” ujarnya.

Sementara itu Komandan Kodim 0806/Trenggalek, Letkol (Inf) Isnanto Roy Saputro menambahkan, “progres TMMD perlu kami laporkan adalah TMMD yang ke-108. Sementara itu yang ada di Trenggalek, kita laksanakan untuk membangun jalan, rumah tidak layak huni, jambanisasi dan air bersih.”

Menurut Dandim kegiatan TMMD merupakan kegiatan kolaborasi antara TNI dengan pemerintah daerah dibantu masyarakat dengan tujuan mempercepat akselerasi pembangunan yang ada di desa.

Kemudian juga harapannya meningkatkan kesejahteraan dengan dibangunkannya fasilitas yang ada diharpakndapat meningkatkan taraf hidup dengan mempermudah akses transportasi. Selain itu kemanunggalan TNI dengan rakyat dimana TNI ini adalah anak dari rakyat.Jadi berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Untuk personel yang dilibatkan ada dari Kodim, dari Batalyon dan Lanal. “Semua kita libatkan karena TNI tidak hanya matra darat saja, ada Marinir dan Angkatan Udara. Total sekitar 1 SSK lebih. TMMD ini pelaksanaannya melalui proses pengajuan dari pemerintah daerah dan biasanya 2 tahun sekali.” (Rudi Sukamto)

Komentar