Bupati Trenggalek Minta Warga Pemilik Suara Salurkan Hak Pilih

banner 468x60

Portalika.com [TRENGGALEK, JAWA TIMUR] – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin berpesan kepada seluruh masyarakat bisa menjaga ketenangan. Bupati meminta semua warga yang memiliki hak suara bisa menyalurkan hak suaranya pada 14 Februari nanti.

“Hari ini saya mengikuti apel siaga pengawasan dari Bawaslu jadi ini sudah masuk hari tenang, jadi diharap tenang,” kata Mas Ipin saat menghadiri apel siaga pengawasan Tahap Tenang Masa Pemilu Tahun 2024 di Alun Alun Trenggalek.

banner 336x280

Kepada masyarakat, sambungnya menambahkan datanglah pada tanggal 14 Februari. “Dicoblos yang sesuai sama yang disukai, yang di doain, yang diyakini bisa membawa kebaikan buat semuanya,” imbuhnya, Minggu, 11 Februari 2024.

Baca juga: Bupati Trenggalek Resmikan Agro Forestry Sukorejo, Sulap Lahan Bekas Tambang Menjadi Bernilai Ekonomi

Kepala daerah bersama jajaran Forkopimda Trenggalek menghadiri apel siaga pengawasan Tahap Tenang Masa Pemilu Tahun 2024 yang dipusatkan di Alun-alun Trenggalek.

Sebelumnya pembersihan alat peraga dilakukan oleh Bawaslu Trenggalek bersama dengan jajaran terkait, sesuai amanah PKPU dan Undang-Undang No 7/2017, pembersihan alat peraga kampanye sejak dimulainya hari tenang.

Ketua Bawaslu Trenggalek, Nurman Nuryadin menambahkan hari ini dalam rangka memastikan seluruh jajaran di kami mulai dari Panwaslu Kecamatan sampai dengan Panwaslu Desa. Bahkan nanti yang mengkoordinir pengawas TPS itu bisa kita pastikan sudah siap melaksanakan tugas dan melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya.

Mengenai pembersihan alat peraga kampanye, Ketua Bawaslu Trenggalek ini membenarkan hal tersebut. Menurtnya pembersihan APK ini sesuai dengan PKPU dan  undang-undang 7 itu adalah pembersihan alat peraga kampanye. Sejak dimulainya hari tenang sudah dilarang melakukan aktivitas kampanye dan salah satu metode kampanye adalah pemasangan alat peraga kampanye.

“Oleh karenanya dimulai hari tenang, maka harus sudah mulai bersih terkait APK. Ketika belum bersih, maka nanti kami, KPU dan seluruh stakeholder terkait, termasuk TNI-Polri tentunya akan melaksanakan pembersihan tersebut, hingga bersih,” jelasnya.

Dia katakan pada 7 Februari sudah disampaikan, kemudian kegiatan konsolidasi pengawasan persiapan hari tenang juga sudah disampaikan termasuk di antaranya partai politik. “Saya rasa kami  sudah melakukan upaya maksimal untuk melaksanakan pembersihan,” ujarnya. (Rudi Sukamto)

Komentar