Portalika.com [WONOGIRI] – Peristiwa bencana tanah longsor terjadi di area persawahan Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, Selasa, 5 Desember 2023. Seorang warga bernama Mijem, 63, dikabarkan terseret tanah longsor. Pencarian dihentikan sementara karena cuaca mendung.
Relawan SAR Wonogiri, BPBD dan stakeholder lain serta 40 personel Polres Wonogiri diturunkan. Polres juga menerjunkan anjing pelacak untuk mendeteksi keberadaan korban.
Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Andi M Indra, menyatakan sejumlah 40 personel diturunkan untuk membantu mencari korban bencana alam tanah longsor di Dusun Jaten Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri.
Baca juga: DPD LDII Wonogiri Bantu Air Bersih Di Kecamatan Jatiroto Dan Kismantoro
“Dipimpin Kabag Ops Polres Wonogiri, AKP Agus Syamsudin, SH, MH, Polres Wonogiri menerjunkan 40 personil terdiri dari satu peleton siaga, tim Dokes Polri dan Sabhara. Pencarian dilakukan dengan peralatan seadanya untuk membantu proses pencarian korban,” kata Anom.
AKP Anom mengatakan, kepolisian bekerjasama dengan TNI, BPBD, SAR dan unsur lainnya untuk mempercepat pencarian ini.
“Saat ini hambatan yang kita alami adalah medan di persawahan perbukitan jauh dari pemukiman dan jalan sehingga untuk kendaraan roda 2 dan 4 maupun alat berat tidak bisa mencapai lokasi pencarian,” ucapnya.
Anom menyebutkan longsor ini terjadi di Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri. Satu orang dilaporkan hilang setelah terseret longsoran tanah. Warga tersebut bernama Mijem, warga Dusun Mendang RT 03 RW 04 Desa Ngroto. Usia korban sekitar 63 tahun.
“Saat itu korban pergi ke sawahnya di Dusun Jaten untuk memupuk padi, pada saat di sawah itulah lantas terjadi longsor, diduga kuat korban terseret material longsor,” tambahnya.
“Saat ini pencarian sementara kami hentikan mengingat cuaca mendung dan juga hari sudah malam, selanjutnya untuk esok hari akan kita mulai lagi untuk operasi pencarian korban dengan menambahkan personil, kepada masyarakat mohon bantuan dan doanya agar pencarian esok segera membuahkan hasil dan korban dapat di temukan,” ujarnya. (Suryono)












Komentar