Dampingi UMKM Desa, Mahasiswa KKN Unisri Ajarkan Pentingnya Branding dan Logo Usaha

Program Pengabdian Masyarakat Bertujuan Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal di Desa Babadan, Klaten

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, May Refida Putri Supardi, mengadakan program pendampingan dan sosialisasi khusus bagi pelaku UMKM di Desa Babadan, Mayungan, Klaten. Kegiatan yang digelar pada Kamis (3/8/2025) ini bertujuan untuk memperkuat UMKM agar lebih siap menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.

Program ini merupakan wujud nyata pengabdian masyarakat yang terjalin berkat kolaborasi antara pelaku UMKM desa dengan mahasiswa program studi Akuntansi dan Manajemen. Melalui sinergi ini, diharapkan para pelaku usaha kecil dapat memperoleh pengetahuan praktis yang relevan dengan kebutuhan mereka.

banner 300x250
May Refida Putri Supardi membantu salah satu peserta UMKM merancang logo sederhana untuk produknya, sebagai bagian dari pendampingan langsung. (Foto: Dok.)

Materi yang disampaikan dalam sosialisasi ini mengangkat tema “Pengenalan Pentingnya Branding, Logo, Kemasan, dan Pencatatan Keuangan.” Peserta diberi pemahaman dasar tentang betapa krusialnya identitas usaha dalam menarik minat konsumen. Logo yang mudah diingat dan kemasan yang menarik dapat menjadi pembeda dan meningkatkan nilai jual produk lokal.

Selain branding, aspek penting lainnya yang ditekankan adalah pencatatan keuangan. Mahasiswa menjelaskan bagaimana pengelolaan keuangan yang profesional, terukur, dan berkelanjutan dapat membantu UMKM tumbuh lebih pesat. Peserta diajarkan langkah-langkah sederhana untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran.

Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan interaktif. May Refida Putri Supardi memberikan penjelasan disertai dengan contoh-contoh visual, seperti logo usaha dan model kemasan yang menarik. Peserta juga diberi kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan merancang logo sederhana yang sesuai dengan karakter produk mereka.

Manfaat dari program ini tidak hanya dirasakan oleh pelaku UMKM. Kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara masyarakat dan perguruan tinggi. Para pelaku usaha kini lebih memahami bahwa branding dan manajemen keuangan bukanlah hal yang rumit, melainkan dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang berdampak besar.

Program KKN ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM Desa Babadan di pasar lokal dan regional, serta menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk terus berinovasi. Dengan bekal pengetahuan yang diberikan, UMKM desa diharapkan dapat berkembang menjadi usaha yang profesional dan berkelanjutan.

Penulis: May Refida Putri Supardi, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta

Komentar