Digitalisasi Pertanian di Desa Kedungsono lewat Aplikasi DigiTani dan UsahaTani oleh Mahasiswa KKN IPB University

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University 2026 menggelar sosialisasi dan pendampingan penggunaan aplikasi digital pertanian yaitu DigiTani dan UsahaTani, kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kegiatan ini diikuti oleh 25 anggota KWT setempat dan menjadi bagian dari program besar bertema Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Pertanian yang Lebih Maju dan Menguntungkan.

banner 300x250

Kegiatan ini digagas untuk menjembatani kesenjangan akses informasi dan pengelolaan usaha tani di tingkat petani skala kecil melalui pemanfaatan teknologi berbasis aplikasi.

Dua platform yang diperkenalkan, DigiTani dan UsahaTani, dirancang saling melengkapi: satu berfokus pada edukasi dan konsultasi, satu lagi pada pencatatan dan analisis keuangan usaha tani.

DigiTani diperkenalkan sebagai “lumbung informasi pertanian” yang memungkinkan petani mengakses artikel, video edukasi, forum diskusi antarpetani, hingga fitur tanya jawab langsung dengan penyuluh maupun akademisi IPB University melalui menu Tanya Pakar.

Portalika.com/Ist

Dalam sesi pendampingan, mahasiswa KKNT memandu peserta membuat akun, memahami alur konsultasi, hingga mempraktikkan cara mengajukan pertanyaan seputar kendala pertanian, perikanan, atau peternakan yang mereka hadapi di lapangan mulai dari pengendalian hama tanaman hingga masalah teknis budi daya lainnya.

Sementara itu, aplikasi UsahaTani difokuskan untuk membantu petani mencatat kegiatan budi daya secara sistematis, mulai dari persiapan tanam, pembelian peralatan, perawatan tanaman, penanganan hama dan penyakit, hingga hasil panen dan penjualan.

Aplikasi ini secara otomatis menyusun ringkasan laporan usaha tani serta menyajikan analisis biaya, pendapatan, laba, dan rugi, sehingga petani dapat memantau kondisi keuangan usaha mereka secara lebih terukur dan real-time.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026 ini mencatat hasil positif: sebagian besar peserta mampu mempraktikkan langsung penggunaan DigiTani untuk pengendalian hama serta UsahaTani untuk pencatatan keuangan sederhana.

Meski demikian, tim KKNT mencatat bahwa pemahaman peserta terhadap sejumlah fitur aplikasi masih perlu ditingkatkan, sehingga pendampingan lanjutan dinilai penting agar adopsi teknologi ini dapat berjalan berkelanjutan.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian KKNT Inovasi IPB University 2026 di Desa Kedungsono. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap petani di Desa Kedungsono dapat semakin produktif dan sejahtera dengan memanfaatkan teknologi digital secara optimal dalam mengelola usaha taninya. (*)

Editor: Triantotus

Komentar