Edukasi Pengolahan Sampah Berdasarkan Hukum Lingkungan Bersama Tim KKN Unisri 2024 Di Desa Tawangrejo

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Edukasi tentang pengelolaan sampah berdasarkan hukum lingkungan dapat membantu masyarakat memahami dampak negatif sampah terhadap lingkungan dan kesehatan serta peran mereka dalam pengelolaan sampah. Mahasiswa KKN Unisri Solo di Desa Tawangrejo dengan dosen pembimbing lapangan, M Hery Yuli Setiawan, SPd, MPd melaksanakan program edukasi pengolahan sampah.

Pengelolaan sampah merupakan bagian penting dalam penanganan sampah untuk merubah sampah menjadi bentuk yang lebih stabil dan tidak mencemari lingkungan.

banner 300x250

Pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan kegiatan pengurangan dan penanganan sampah. Seperti kegiatan pembatasan, penggunaan kembali, pendauran ulang, pemilihan, pengumpulan sampah.

Baca juga: Mahasiswa KKN PPM Unisri Berikan Penyuluhan Bahaya Bullying Di SMPN 2 Jatipurno

Pengelolaan sampah dapat berjalan secara profesional, efektif dan efisien. Kejelasan tanggung jawab dan kepastian hukum serta kewenangan pemerintah daerah. Pasal 28 h ayat (1) setiap orang berhak hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

Portalika.com/Ist

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 pasal 12 ayat (1) setiap orang wajib mengelola sampah dengan cara berwawasan lingkungan.

Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi dengan ide kreatifnya mengumpulkan botol plastik bekas, seperti botol air mineral dan minuman bersoda, lalu mengubahnya menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual.

Proses pengolahan melibatkan tahap pemotongan, pembersihan, penempelan sedotan, memberi tatakan dari kardus bekas dan menghiasi menurut kreatifitas setiap anak. Hasil akhirnya adalah tempat pensil yang unik dan estetis serta mempunyai nilai jual.

Selain memberikan solusi kreatif untuk mengatasi permasalahan limbah plastik, upaya ini juga memberikan dampak positif pada perekonomian lokal. Produk-produk kerajinan dari limbah botol plastik ini semakin diminati oleh masyarakat, baik sebagai barang hiasan maupun hadiah.

Beberapa komunitas juga mengadakan pelatihan dan workshop bagi masyarakat setempat agar mereka dapat belajar membuat kerajinan serupa.

Kesadaran akan pentingnya daur ulang dan pemanfaatan kembali limbah plastik dapat semakin ditingkatkan. Pembuatan kerajinan tempat pensil dari limbah botol plastik tidak hanya menciptakan produk bernilai, tetapi juga membantu menjaga kebersihan lingkungan kita untuk generasi mendatang.

Dengan semakin banyaknya komunitas dan individu yang terlibat dalam upaya ini, diharapkan akan terjadi perubahan positif dalam pola konsumsi plastik serta pengelolaan limbah secara keseluruhan. (*)

Penulis: Galuh Probopangesti
Editor: Heris

Komentar