Gotong Royong Atasi Bencana Alam, Bukan Sekadar Merekam Berkomentar Negatif di Medsos Namun Terlibat Membantu

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Polres Sukoharjo menggelar Apel dan Latihan Siaga Bencana bersama instansi terkait dengan materi Search and Rescue (SAR). Kegiatan berlangsung di Lapangan Presisi Polres Sukoharjo, Selasa, 7 Oktober 2025.

Kegiatan dipimpin Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, SH, SIK dan diikuti Wakapolres Kompol Pariastutik, S.H., para Pejabat Utama (PJU), perwira staf, personel Polres dan Polsek jajaran, ASN Polres Sukoharjo, serta unsur dari instansi terkait.

banner 300x250

Hadir pula 8 personel BPBD Kabupaten Sukoharjo dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Arianto, serta 19 personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukoharjo yang dipimpin Bapak Awang selaku pengisi materi pelatihan.

Kapolres Sukoharjo menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif Polres Sukoharjo dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di masa peralihan musim kemarau ke musim penghujan.

“Wilayah Sukoharjo beberapa kali dilanda hujan deras dan angin kencang. Melalui latihan ini, kami ingin memastikan seluruh personel siap, sigap, dan tanggap ketika bencana terjadi. Tujuan utama kegiatan ini adalah meminimalkan risiko korban jiwa dan kerugian material,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya sinergitas antarinstansi serta peran aktif masyarakat dalam penanggulangan bencana. Menurutnya, kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses evakuasi serta penanganan situasi darurat di lapangan.

“Ketika bencana terjadi, seperti pohon tumbang atau banjir, kita harapkan masyarakat ikut terlibat membantu, bukan sekadar merekam atau memberi komentar negatif di media sosial. Budaya gotong royong dan kepedulian sosial harus terus kita tumbuhkan,” ungkapnya.

Portalika.com/Eka

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Forum Belajar Bersama yang berfokus pada pelatihan teknis penanganan bencana dan penyelamatan. Materi pelatihan meliputi pelatihan penggunaan Senso, disampaikan oleh Suwanto, meliputi teknik penyalaan senso, cara memotong kayu, dan evakuasi korban.

Pelatihan light tower (Lampu Darurat), mencakup teknik pengoperasian dan penempatan lampu darurat pada kondisi minim cahaya. Kemudian platihan penggunaan perahu karet rescue, membahas teknik menaikkan dan menurunkan perahu karet, pembawaan peralatan, serta penggunaan perahu untuk evakuasi di area banjir.

Juga pelatihan penanganan kebakaran, dipandu oleh Awang dari Dinas Pemadam Kebakaran, meliputi teknik pemegangan selang, koordinasi antara nozzle man dan helper, serta metode penyemprotan api yang efektif.

Seluruh peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Kegiatan berlangsung dalam suasana disiplin namun penuh semangat, mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kemampuan personel dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah hukum Polres Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BPBD serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukoharjo yang telah memberikan pelatihan teknis kepada personel Polres. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk memperkuat kesiapsiagaan lintas sektor.

“Latihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata kesiapan kita bersama dalam melindungi masyarakat. Semoga pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh hari ini menjadi bekal penting saat menghadapi kondisi darurat di lapangan,” tutup Kapolres. (Triantotus)

Komentar