Portalika.com [WONOGIRI] – Setelah dinyatakan hilang selama empat hari, sejak Rabu, 14 Mei 2025, seorang kakek berusia 85 tahun ditemukan dalam kondisi lemas. Mbah Paing, warga Dusun Bendungan RT 01 RW 04, Desa Tubokarto, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri ini ditemukan penderes getah pinus, Nardi di sebelas barat Dusun Selorejo.
Mbah Paing sempat dilaporkan pihak keluarganya ke Polsek Pracimantoro dan ditemukan pada Sabtu, 17 Mei 2025. Dalam laporan yang tersebar di beberapa WhatsApp grup, diperoleh cerita awal kejadian, Mbah Paing hari Rabu pagi pamit keluarganya untuk mencari rebung atau tunas bambu muda ke hutan milik perhutani seperti biasa.
Namun ditunggu hingga sore belum kembali ke rumah sehingga kekhawatiran keluarga muncul. Sementara cuaca saat itu hujan. Menyadari salah satu anggota keluarganya tidak kunjung pulang, anggota keluarga berinisiatif lapor Kadus dan Kades Tubokarto.
Belum kembalikanya Mbah Paing membuat geger warga Dusun Bendungan. Warga dibantu warga dusun sekitar seperti Dusun Mlangse Lor dan Dusun Selorejo bahu membahu mencari keberadaan Mbah Paing ke hutan. Namun tidak juga ditemukan.
Setelah empat hari menyisir lokasi hutan pinus yang juga banyak ditemukan rumpun bambu akhirnya korban ditemukan oleh Nardi yang sehari harinya bekerja sebagai penderes getah pinus. Saat itu Mbah Paing terduduk lemas di bawah pohon pinus tidak jauh dari lokasi mencari rebung.
Yang membuat tercengang, kondisi Mbah Paing masih bisa diajak komunikasi walau empat hari tidak makan. Awak media yang menyambangi Mbah Paing di Puskesmas Rawat Inap Pracimantoro mendapati kondisinya sudah membaik walau selang infus masih menancap di lengan.
Lokasi di temukannya Mbah Paing dengan rumah tinggalnya berjarak sekitar 3 km. “Jarak dari sini tidak jauh Pak tapi medannya memang sulit,” kata salah satu keluarga.
Kepala Desa Tubokarta, Tarman “Gatot ” yang siang malam ikut terjun bersama masyarakat sangat bersyukur atas di temukannya Mbah Paing.
”Terima kasih kepada warga Dusun Mlangse Lor, Bendungan dan Selorejo yang sudah bahu membahu membantu sampai ketemunya Mbah Paing,” ujarnya. (Triyono/*)
Editor: Suryono












Komentar