Portalika.com [WONOGIRI] – Kejujuran dan ketulusan akan menemukan jalannya sendiri. Ungkapan tersebut layak disematkan pada Yatin (39), sosok pria asal Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Dia tentu tidak mengira jika pertemuannya dengan Suparno Parnaraya, sosok pengusaha bertangan dingin asal Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri pada 2014 lalu akan membawanya pada saat sekarang ini.
Saat ini Yatin adalah salah satu asisten pribadi dari Suparno Parnaraya. Redaksi menemui Yatin dan Suparno Parnaraya di kawasan Istana Parnaraya, Desa Kebonagung, Kecamatan Sidoharjo, Jumat, 4 April 2025.
Suparno Parnaraya mengatakan dia bertemu dengan Yatin ketika proses pembangunan Istana Parnaraya.
“Saat itu Mas Yatin dibawa oleh salah satu kontraktor bernama Mas Wahyu untuk membangun Istana Parnaraya,” jelasnya.
Melihat hasil kerja dan kepribadian Yatin yang baik, Suparno Parnaraya kemudian melanjutkan hubungan kerja dengan bapak tiga anak tersebut meski proses pembangunan Istana Parnaraya telah selesai.
“Mas Yatin itu kalau disuruh bekerja pasti hasilnya beres, orangnya serba bisa dan jujur, maka setelah pembangunan Istana Parnaraya selesai beliau saya tugaskan sebagai asisten pribadi,” ujarnya.
Kejujuran Yatin, lanjut Suparno Parnaraya sudah terlihat dalam hal yang sederhana, saat dia menyuruh Yatin berbelanja.
“Ketika saya menyuruhnya membeli sesuatu pasti kembaliannya dikembalikan kepada saya, meski akhirnya saya kembalikan kepada Mas Yatin sebagai uang untuk beli kopi,” terangnya.
Sementara Yatin menilai sosok Suparno Parnaraya adalah pribadi yang penuh kedisiplinan namun berhati baik.
“Bagi yang belum terbiasa dengan kedisplinan mungkin akan kesulitan bekerja dengan Pak Parno, namun yang sudah biasa dengan tertib dan disiplin ya akan lancar saja,” terangnya.
Yatin bersyukur saat ini dia mampu menyekolahkan tiga buah hatinya dan mampu membangun sebuah rumah di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah daerah asal istrinya.
“Anak yang pertama saat ini sudah kuliah semester 2, yang kedua duduk di kelas 1 SMA dan yang kecil di kelas 3 Sekolah Dasar,” jelasnya.
Yatin menuturkan sosok Suparno Parnaraya sering membantunya dalam bidang finansial dan memberinya masukan dan saran tentang kehidupan.
“Intinya saya diminta agar selalu disiplin waktu bekerja dan tertib soal keuangan,” tegasnya.
“Pak Parno sering membantu saya ketika saya ada kesulitan keuangan dan saya sering diberi masukan dan nasehat yang baik,” lanutnya.
Merasa nyaman, Yatin kini telah menganggap sosok Suparno Parnaraya sebagai keluarga.
“Saking nyamannya hampir 10 tahun saya bekerja dengan Pak Parno, saya sangat merasa bahagia dan sudah merasa seperti keluarga saya sendiri,” tegasnya. (Yulianto)












Komentar