Kadin Dan GIPI Jateng Siapkan Sejumlah Even Internasional

banner 468x60

Portalika.com [SEMARANG] – Pengurus Kadin Jateng dan gabungan pengusaha industry pariwisata Jawa Tengah menyambut gembira perubahan status Bandara A Yani Semarang dari domestic menjadi Internasional. Di antaranya Kadin Jateng dan Gabungan Industri Pariwisata Jawa Tengah.

Ketua Umum Kadin Jateng, Harry Nuryanto Soediro, mengatakan, keputusan terkait Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang itu akan mengundang banyak pelaku usaha dan investor luar negeri untuk masuk ke Jawa Tengah.

banner 300x250

“Kami siap. Mohon support-nya untuk kedatangan tamu-tamu pariwisata dan investor [dari luar negeri],” katanya.

Baca juga: Karimunjawa Dan Blora Terima Tuah, Kenaikan Status Internasional Bandara A Yani, Semarang

Sedangkan Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata (GIPI) Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono, menambahkan, telah menyiapkan sejumlah even internasional untuk mendukung dibukanya kembali rute penerbangan internasional di Bandara Internasional Ahmad Yani.

“Kita sudah dapatkan restu dari Pak Gub untuk bagaimana menggenjot even sebanyak mungkin di Jawa Tengah. Apakah itu sport, kuliner, entah itu properti. Kita genjot even di Jawa Tengah bersinergi dengan teman-teman media dan juga pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” katanya.

Portalika.com/Zul

Terdekat, even internasional akan digelar di Karimunjawa. Yakni Internasional Karimunjawa Skydinging and Adventure (KISA) pada 7-11 Mei 2025. Agenda besar ini akan diikuti peserta dari hampir 59 negara di dunia. Acara internasional ini akan menjadi momen pas untuk mempromosikan Jawa Tengah.

Menurut Kukrit, dibukanya penerbangan internasional sejalan dengan program Gubernur Ahmad Luthfi yang sangat fokus dengan kemajuan industri wisata.

Di sisi lain, Gubernur Ahmad Luthfi juga membuka kembali bandara perintis di Karimunjawa (Kabupaten Jepara) dan Blora. Yakni Bandara Dewandaru Jepara dan Ngloram Blora. Keduanya bakal menjadi penopang “pergerakan” pariwisata dan investasi di wilayah utara Jawa Tengah.

Ahmad Luthfi berharap keberadaan Bandara Jenderal Ahmad Yani menjadi daya ungkit perekonomian Jawa Tengah. “Tingkatkan daya ungkit perekonomian dan tentu mampu menyejahterakan masyarakat Jawa Tengah,” kata Ahmad Luthfi. (*)
Editor: Triantotus

Komentar