Kapolda: Perhatikan Potensi Perubahan Eskalasi Selama Pemilu 2024

banner 468x60

Portalika.com [CILACAP] – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengecek kesiapan pasukan Power On Hand Rayon Banyumas Raya di Mapolresta Cilacap, Senin (23/10/2023). Tujuan kunjungan ini untuk memastikan kesiapan menghadapi Pemilu 2024.

Kapolda mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pasukan Power On Hand Rayon Banyumas Raya atas kesiapan baik personel maupun peralatannya. Kapolda menekankan pentingnya persiapan untuk menghadapi potensi perubahan eskalasi selama pemilu 2024.

banner 300x250

“Power of Hand yang digelar di Polresta Cilacap merupakan wujud kesiapan anggota di Ekswil Banyumas, tadi ditampilkan kegiatan pengamanan mulai dari eskalasi hijau, kuning, merah sampai kedatangan PHH Brimob,” ujar Kapolda.

Baca juga: Kapolda: TNI Polri Siap Amankan Pemilu 2024, Sebanyak 22.000 Personel Disiapkan

Selain memberikan arahan, Kapolda Jateng juga menyaksikan simulasi sistem pengamanan Mako yang telah dirancang untuk menghadapi berbagai potensi ancaman dan gangguan keamanan.

Polresta Cilacap melakukan kegiatan Sispam Mako ini dengan tujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan apabila terjadi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan Mako.

Kapolda menekankan Sispam Mako tidak hanya relevan bagi jajaran Polres, tetapi juga harus mencakup jajaran polsek, karena Mako adalah simbol kesatuan yang tidak boleh diganggu keberadaannya.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Achmad Luthfi memimpin pengecekan personel dan perlengkapan polri Banyumas Raya. (Portalika.com/Humas Reswi)

“Dengan kegiatan ini harapannya saat eskalasi meningkat anggota di polres dan Polsek tahu harus berbuat apa dan bagaimana berbuat harus sesuai dengan SOP,  harus pahami betul setiap eskalasi di wilayah bila terjadi gangguan masa,” imbuh Kapolda Jateng

Kapolda juga menekankan kepada anggota untuk memperkuat sinergi dengan unsur kewilayahan termasuk unsur TNI dalam melaksanakan kegiatan pengamanan Pemilukada 2023 – 2024.

Sedangkan, Kabid humas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu S, menjelaskan kegiatan latihan sebagai bentuk antisipasi gangguan keamanan yang menyasar Mako Polres maupun Polsek, termasuk aksi terorisme.

“Sistem pengamanan mako ini bertujuan untuk mengantisipasi dan mencegah upaya pengerusakan dan serangan fisik terhadap Mako Polri serta barang inventaris yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Harapan kita semua situasi aman dan tidak terjadi gangguan terhadap Mako Polri maupun obyek vital lainnya,” ujar Kombes Pol Satake Bayu. (Triantotus)

Komentar