KKN-PPM Unisri 2024 Bantu UMKM Desa Tingkatkan Daya Saing dengan Optimasi Packaging dan Label Tempe Keripik

Kemasan baru ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mempertimbangkan efisiensi dan keberlanjutan dengan penggunaan bahan yang lebih ramah lingkungan

banner 468x60

Portalika.com [Wonogiri] – Dalam rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Luthfi Bahalwan, mahasiswa jurusan Manajemen Universitas Slamet Riyadi Surakarta, berhasil membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sidorejo untuk meningkatkan daya saing produk tempe keripik mereka melalui optimalisasi packaging dan label.

Sebagai bagian dari program individu dalam KKN, Luthfi melakukan riset awal mengenai preferensi konsumen terkait kemasan produk makanan ringan. Berdasarkan hasil riset tersebut, ia merancang ulang kemasan tempe keripik dengan desain yang lebih modern dan menarik. Kemasan baru ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mempertimbangkan efisiensi dan keberlanjutan dengan penggunaan bahan yang lebih ramah lingkungan.

banner 300x250

“Desain kemasan yang menarik dapat secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Saya berharap desain baru ini bisa membantu UMKM tempe keripik di desa ini untuk lebih dikenal dan diminati di pasar yang lebih luas,” ujar Luthfi.

Selain fokus pada kemasan, Luthfi juga memperhatikan aspek label produk. Label yang ia desain memuat informasi yang lebih lengkap, seperti komposisi bahan, tanggal produksi, dan tanggal kedaluwarsa, serta nilai gizi. Langkah ini diambil untuk meningkatkan transparansi dan memberikan nilai tambah bagi konsumen yang semakin peduli dengan informasi produk yang mereka konsumsi.

Dampak Positif Terhadap Penjualan:

  • Penampilan Produk yang Lebih Menarik: Kemasan yang menarik dapat meningkatkan daya tarik visual produk. Ini penting dalam menarik perhatian konsumen, terutama saat produk dipajang di rak-rak toko atau dipasarkan secara online. Labeling yang baik memberikan informasi yang jelas tentang produk, seperti komposisi, tanggal kedaluwarsa, dan sertifikasi halal, yang membantu meningkatkan kepercayaan konsumen.
  • Meningkatkan Persepsi Nilai Produk: Kemasan yang berkualitas tinggi sering kali membuat produk tampak lebih premium. Ini dapat memungkinkan UMKM untuk menaikkan harga jual tanpa kehilangan pelanggan, karena konsumen sering kali bersedia membayar lebih untuk produk yang terlihat lebih baik dan terkemas rapi.
  • Memudahkan Pemasaran dan Branding: Label yang mencolok dan kemasan yang unik dapat membantu dalam membangun brand awareness. Produk yang mudah diingat karena kemasannya yang unik akan lebih mudah dipromosikan, baik melalui media sosial maupun dari mulut ke mulut.

“Pendekatan yang dilakukan oleh Luthfi sangat membantu kami dalam memahami pentingnya kemasan dan label yang baik. Ini benar-benar berdampak positif pada usaha kami,” ungkap Bu Teni, pemilik usaha.

Program KKN individu ini menunjukkan bahwa dengan sedikit inovasi dalam manajemen produk, terutama dalam hal packaging dan label, UMKM dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar. Kontribusi Luthfi diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain dan juga bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas produk mereka.(*)

Komentar