KKN Unisri Klaten Ajak Warga Ubah Limbah Rumah Tangga Jadi Pupuk Organik Cair

Program edukasi dan praktik langsung ini membantu warga Desa Glagah, Jatinom, mengatasi masalah sampah organik sekaligus menghemat biaya pupuk pertanian.

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta kembali berinovasi. Melalui kelompok 7 yang ditempatkan di Desa Glagah, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, mereka mengadakan kegiatan edukasi pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) pada 2 Agustus 2025.

Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi Desa Glagah yang memiliki lahan pertanian luas dan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani. Namun, limbah organik rumah tangga yang melimpah belum dimanfaatkan secara optimal dan sering bercampur dengan sampah anorganik.

banner 300x250

Pelatihan Praktis yang Sederhana dan Murah

Mahasiswa KKN memberikan sosialisasi dan praktik langsung kepada warga Dukuh Notoprajan. Mereka diajarkan cara membuat POC dengan bahan-bahan sederhana seperti sisa sayuran, tetes tebu, dan EM4. Proses fermentasi yang mudah dipahami membuat warga antusias.

Menurut Koordinator KKN Unisri Kelompok 7, Sania Tika Firmasari, kegiatan ini bukan sekadar program, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran bagi masyarakat. “Ini adalah pengalaman berharga dalam belajar bersama masyarakat, mengaplikasikan ilmu pertanian, dan memberi kontribusi kecil untuk lingkungan yang lebih lestari,” ujarnya.

Dampak Positif dan Tantangan yang Dihadapi

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga yang aktif berpartisipasi dan mampu menghasilkan POC sendiri. Manfaat yang dirasakan sangat beragam, mulai dari pengurangan sampah organik, penghematan biaya pupuk, hingga peningkatan kesuburan tanaman pekarangan.

Namun, program ini tidak lepas dari kendala. Keterbatasan waktu KKN, kebiasaan warga yang masih mencampur sampah, serta keterbatasan wadah fermentasi menjadi tantangan. Faktor cuaca juga memengaruhi proses fermentasi POC.

Meskipun demikian, program KKN ini membuktikan bahwa edukasi sederhana tentang pengolahan limbah dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan keterampilan membuat POC, warga Desa Glagah kini mampu mengubah masalah sampah menjadi solusi bermanfaat untuk lingkungan dan pertanian. Diharapkan, pendampingan lanjutan dapat memastikan program ini terus berjalan dan memberikan manfaat jangka panjang.

Penulis: Marlina Hingis, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta

Komentar