Layangan Tradisional Milik Mahasiswa KKN di Desa Banaran Jadi Daya Tarik Pengunjung Expo

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] – Guna menyemarakkan Puncak Peringatan Hari Ulang Unisri Tahun (HUT) ke-81 RI tingkat Kecamatan Kalijambe, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Surakarta/Solo, Jateng menggelar pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Halaman Kecamatan Kalijambe, belum lama ini.

Siaran pers dari Unisri menyebutkan kelompok KKN 25 Desa Banaran menampilkan produk unggulan berupa layangan atau layang-layang tradisional sebagai daya tarik utama di stand expo. Kegiatan ini diikuti oleh 18 UMKM se-Kecamatan Kalijambe.

banner 300x250

Ketua Kelompok KKN 25 Desa Banaran, Diego, menjelaskan alasan memilih layangan sebagai produk yang dipamerkan. “Layangan merupakan kearifan lokal yang mudah dibuat oleh warga, memiliki nilai edukasi dan budaya, serta bisa menjadi ikon Desa Banaran untuk menarik wisatawan dan meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat,” ujar dia.

Pameran ini mendapat apresiasi dari pemerintah kecamatan. Eva Mustika, Ketua Korcam Kecamatan Kalijambe, menyampaikan bahwa expo UMKM ini bertujuan untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas, memperluas jaringan pemasaran, menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi masyarakat, sekaligus memeriahkan HUT ke-81 RI dengan menampilkan produk lokal.

Dia juga berharap, “Kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan agar UMKM Kalijambe semakin dikenal luas dan menjadi motor penggerak ekonomi desa.”

Kegiatan ini turut dihadiri dan dimonitoring oleh tim KKN Unisri, yaitu Moenawar Kholil, SKom, MKom; Rina Wulandari, SE, MM; Yona Ervina, SIKom dan Aulia Wandera Putra, SPd.

Moenawar Kholil, SKom, MKom, menyampaikan expo yang dilakukan mahasiswa KKN merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Melalui expo ini mahasiswa belajar langsung mendampingi UMKM, membantu branding, promosi, dan digitalisasi produk. Kami berharap kehadiran mahasiswa bisa memberikan dampak nyata dalam meningkatkan omzet dan daya saing produk desa,” jelas Moenawar Kholil saat kegiatan monitoring dan evaluasi expo.

Sepanjang kegiatan, stand KKN Unisri Desa Banaran ramai dikunjungi warga dan pejabat. Selain memamerkan berbagai jenis layangan, mahasiswa juga memberikan edukasi cara membuat layangan sederhana kepada anak-anak yang hadir.

Dengan semangat kemerdekaan, KKN Unisri berharap kolaborasi bersama UMKM dan pemerintah desa dapat terus berlanjut untuk mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing. (Iskandar)

Komentar