Lima Guru Besar Baru Dikukuhkan, Rektor Optimistis Target 10% Tercapai

14 Guru Besar Siap Dikukuhkan

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengukuhkan lima guru besar baru. Pengukuhan berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat Akademik UNS, Selasa (29/8/2023).

Kelima guru besar tersebut adalah Prof Dominicus Danardono Dwi Prija Tjahjana, ST, MT, PhD, Prof Dr Susilaningsih, MBus, Prof Dr Ir Mujiyo, SP. MP, Prof Dr Istijabatul Aliyah, ST, MT serta Prof Dr Ida Nurwati, MKes, SpAk. Pengukuhan guru besar UNS berlangsung di Gedung Auditorium GPH Haryo Mataram.

banner 336x280

Kelima guru besar baru UNS dikukuhkan atas kontribusi di bidang ilmu yang beragam. Prof Dominicus merupakan guru besar ke-23 Fakultas Teknik (FT) dan ke-268 UNS. Dia dikukuhkan menjadi Guru Besar dalam Bidang Ilmu Energi Angin dengan pidato inaugurasi berjudul Energi Angin Di Perkotaan: Menyongsong Masa Depan Berkelanjutan.

Baca juga: 5 Guru Besar Baru UNS Dikukuhkan Bertepatan Bulan Kemerdekaan, Menuju World Class University

Prof Susilaningsih merupakan guru besar ke-69 pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan guru besar ke-269 UNS. Dia dikukuhkan menjadi Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pendidikan Kewirausahaan dengan pidato inaugurasi berjudul Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi: Membangun Enterpreneurial Mindset untuk Semua Profesi.

Prof Mujiyo merupakan guru besar ke-40 pada Fakultas Pertanian (FP) dan ke-270 UNS. Dia dikukuhkan menjadi Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pedologi dan Survei Tanah dengan pidato inaugurasi berjudul Peranan Pedologi dan Survei Tanah dalam Penilaian Kinerja tanah dan Lahan Pertanian.

Lima guru besar baru UNS Surakarta. (Portalika.com/Ist)

Prof Istijabatul merupakan guru besar ke-24 pada FT dan ke-271 UNS. Dia dikukuhkan menjadi Guru Besar dalam Bidang Ilmu Perencanaan Wilayah Kota dengan pidato inaugurasi berjudul Urban Resilience Strategy: Diversifikasi Layanan sebagai Teknik Kebertahanan Pasar Tradisional di Pusat Kota.

Prof Ida Nurwati merupakan guru besar ke-47 pada Fakultas Kedokteran (FK) dan ke-272 UNS. Dia dikukuhkan menjadi Guru Besar dalam Bidang Ilmu Perencanaan Wilayah Kota dengan pidato inaugurasi berjudul Peran Akupuntur Medik Pada Pembangunan Kesehatan: Suatu Refleksi dan Tantangan Kedepan.

Rektor UNS, Prof Dr Jamal Wiwoho, SH, MHum mengatakan pengukuhan lima guru besar ini merupakan peristiwa kedua di 2023. Sebelumnya, pada 7 Maret 2023 silam, UNS juga mengukuhkan 5 guru besar secara bersamaan menjelang peringatan Dies Natalis.

Menurutnta, gelar profesor yang disandang memiliki dua peran utama yang harus dijalankan di perguruan tinggi, yaitu menghidupkan budaya akademik yang baik dalam penelitian dan pengajaran serta melakukan pengembangan keilmuan.

“Atas nama pribadi dan pimpinan UNS, Saya menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pencapaian jabatan akademik tertinggi Guru Besar yang telah berhasil diraih,” ucap Prof Jamal.

Jamal mewakili seluruh sivitas akademika UNS dan masyarakat menunggu kiprah nyata, peran penting, dan sumbangsih pemikiran para guru besar untuk kepentingan kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban bangsa. Jabatan guru besar akan dikaitkan dengan kepemimpinan akademik atau academic leader.

Seorang guru besar dituntut harus memiliki orientasi jangka panjang dalam mensinergikan dan mengintegrasikan Tridharma Perguruan Tinggi dalam setiap aktifitas keilmuanya.

Jamal optimis, penambahan jumlah guru besar merupakan salah satu indikasi adanya perkembangan positif dalam dinamika keilmuan dan proses kenaikan pangkat jabatan di UNS. Disamping itu, beliau merasa senang bahwa inisiatif, antusiasme, dan perhatian para dosen UNS untuk mengurus percepatan proses kenaikan jabatan fungsional guru besarnya semakin tinggi.

Rektor optimis target 10% jumlah guru besar UNS pada akhir 2023 akan terpenuhi. Hal ini mengingat sampai hari ini persentase guru besar UNS sudah mencapai 9,71%.

“Saya optimis, target 10% jumlah guru besar UNS pada akhir tahun 2023 akan terpenuhi, mengingat sampai hari ini persentase Guru Besar UNS sudah mencapai 9,71%, dan dalam waktu dekat sudah menunggu 14 guru besar lagi yang siap dikukuhkan,” tutur beliau.

Mengakhiri sambutannya, Rektor berharap jejak sukses yang telah diraih oleh para guru besar dapat menginspirasi dan memotivasi sejawat dosen muda UNS yang lain. Ketercapaian target tersebut juga secara tidak langsung akan membuka peluang yang lebih besar bagi UNS untuk mengejar pamor perankingan universitas di tingkat nasional maupun global. (Suryono)

Komentar