Mahasiswa KKN Ajak Pelajar SDN 1 Randusari Memahami Manfaat Menabung Sejak Dini

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 8, jurusan Akuntansi Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) Solo mendapatkan hasil dari survei di SDN 1 Randusari, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri belum memiliki pemahaman keuangan yang cukup mengenai cara mengelola uang yang baik.

Hasil survei itu, sejalan dengan survei OJK tahun 2019, bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia berada di angka 38,03%. Angka ini menunjukkan masih rendahnya pengetahuan masyarakat Indonesia terkait pengelolaan keuangan terutama pada produk dan layanan jasa keuangan.

banner 300x250

Menurut mahasiswa KKN kelompok 08, Anita Putri Hapsari, untuk meningkatkan angka tersebut, bisa dimulai dengan pengenalan literasi keuangan sejak dini. “Usia dini merupakan masa pembentukan perilaku dan kebiasaan anak dengan melakukan observasi lingkungan serta tindakan orang sekitarnya untuk ditiru,” katanya.

Baca juga: 1.162 Mahasiswa Unisri KKN Di 83 Desa Di Wonogiri

Anita menegaskan, pemberian edukasi literasi keuangan sejak dini penting, karena pengetahuan dan pengalaman keuangan yang ditanamkan akan teinternalisasi dalam diri anak sehingga membentuk karakter dan kebiasaan baik dalam mengelola keuangan seperti mengenal makna uang, kebiasaan menabung, mendahulukan kebutuhan dari keinginan, serta nilai berbagi.

Mahasiswi program studi Akuntansi, FE Unisri Solo ini, mengadakan program kerja belajar kelola uangmu sejak dini. “Berdasarkan survei yang dilakukan di SDN 01 Randusari, Kecamatan Slogohimo, ditemukan bahwa mereka belum memiliki pemahaman keuangan yang cukup mengenai cara mengelola uang yang baik,” katanya.

Portalika.com/Ist

Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola uang, maka pada Selasa, 30 Juli 2024 bertempat di SDN 01 Randusari Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri, Anita memberikan edukasi mengenai cara mengelola keuangan yang baik pada siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar kelas 5 di SDN 01 Randusari.

Anita bercerita kegiatan diawali dengan berdoa dan dilakukan dengan ice breaking. Selanjutnya, diskusi ringan bersama terkait konsep uang, cara mengelola uang seperti bisa membedakan keinginan dan kebutuhan, mengetahui list prioritas, membiasakan diri menabung dan mengenal serta memahami produk dan layanan jasa keuangan.

“Agar tercipta suasana diskusi yang menyenangkan dan menarik, mahasiswa memberikan hadiah berupa makanan ringan untuk siswa yang aktif. Selain itu, mahasiswa memberikan celengan agar siswa siswi rajin dalam menabung dan memberikan hadiah untuk siswa siswi yang bisa menjawab pertanyaan dari kami,” katanya.

Harapan dari program ini, ujarnya, para siswa bisa menerapkan cara-cara mengelola uang, dengan mendahulukan kebutuhan daripada keinginan, menabung dan memakai jasa dan layanan produk di masa depan semaksimal mungkin sehingga dapat menjalankan pola hidup hemat, tertib dan teratur, memiliki perencanaan masa depan yang lebih baik, serta memiliki perlindungan dari ketidakpastian dan hal tidak terduga di masa depan. (Heris)

Komentar