Mahasiswa KKN PPM Unisri Optimalisasi Bantu UMKM Desa Cepoko Naik Kelas Lewat Google Business Profile

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dan Pengabdian Pada Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta melaksanakan program kerja individu berupa Optimalisasi Google Business Profile sebagai Strategi Pemasaran Digital dalam Meningkatkan Visibilitas UMKM di Desa Cepoko, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN PPM Unisri dalam membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.

banner 300x250

Program tersebut dilaksanakan dengan melakukan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM, khususnya dalam mengoptimalkan keberadaan usaha pada Google Search dan Google Maps.

Di era digital seperti saat ini, konsumen semakin terbiasa mencari informasi mengenai produk maupun lokasi usaha melalui internet.

Namun, masih terdapat pelaku UMKM yang belum memanfaatkan keberadaan digital secara maksimal. Informasi mengenai alamat usaha, jam operasional, nomor kontak, hingga foto produk terkadang belum tersedia atau belum tertata dengan baik sehingga calon konsumen kesulitan menemukan informasi mengenai usaha tersebut.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN PPM Unisri berinisiatif memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM melalui optimalisasi Google Business Profile.

Platform ini dipilih karena dapat membantu konsumen menemukan lokasi usaha dengan lebih mudah melalui Google Search maupun Google Maps.

Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi terhadap kondisi pemasaran digital UMKM. Setelah itu, pelaku UMKM diberikan penjelasan mengenai pentingnya keberadaan usaha di dunia digital serta manfaat Google Business Profile sebagai salah satu media pemasaran yang mudah digunakan.

Pendampingan kemudian dilakukan secara langsung dengan membantu melengkapi informasi profil usaha, mulai dari nama usaha, alamat, titik lokasi, kategori bisnis, jam operasional, nomor kontak, deskripsi usaha, hingga foto produk dan tempat usaha.

Mahasiswa juga memberikan arahan mengenai pentingnya menampilkan foto produk yang jelas dan menarik. Hal tersebut dilakukan agar calon konsumen tidak hanya dapat menemukan lokasi usaha, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai produk yang ditawarkan sebelum datang atau melakukan pembelian.

Selama proses pendampingan berlangsung, pelaku UMKM menunjukkan antusiasme yang cukup baik. Mereka mulai memahami bahwa pemasaran digital tidak selalu harus dilakukan melalui media sosial atau marketplace.

Keberadaan usaha pada Google juga menjadi salah satu bagian penting yang dapat membantu konsumen menemukan produk secara lebih cepat.

Program ini memberikan perubahan yang cukup sederhana tetapi bermanfaat. UMKM yang sebelumnya sulit ditemukan secara digital mulai memiliki informasi usaha yang lebih lengkap sehingga calon konsumen dapat mengetahui lokasi, jam operasional, kontak, serta produk yang ditawarkan dengan lebih mudah.

Mahasiswa KKN PPM Unisri selaku penggagas program kerja berharap optimalisasi Google Business Profile ini tidak berhenti setelah kegiatan KKN selesai. Pelaku UMKM diharapkan dapat terus memperbarui informasi, menambahkan foto produk, menjaga keakuratan jam operasional, serta mengelola profil usaha secara mandiri.

“Harapannya, setelah adanya pendampingan ini pelaku UMKM tidak hanya memiliki profil usaha di Google, tetapi juga mampu mengelolanya secara mandiri. Dengan begitu, usaha mereka dapat lebih mudah ditemukan masyarakat dan memiliki peluang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas,” ujar Aulia.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN PPM Unisri berupaya menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM tidak harus dimulai dari sesuatu yang rumit. Langkah sederhana dengan membuat usaha lebih mudah ditemukan di Google dapat menjadi salah satu awal untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing UMKM di tengah perkembangan pemasaran digital.

Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung perkembangan UMKM di Desa Cepoko agar mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen yang semakin dekat dengan teknologi digital. (*)

Editor: Suryono

Komentar